Banjir Lubuklinggau Merendam 31 Rumah di Muara Enim

Rudi H. · 2 min baca · 2 jam lalu · 6 dibaca
Bisik.id
Banjir Lubuklinggau Merendam 31 Rumah di Muara Enim

Gambar atau konten salah?

Di Lubuklinggau, Sumatera Selatan, terjadi banjir yang merendam 31 rumah warga di Kelurahan Muara Enim, Kecamatan Lubuklinggau Barat I. Banjir ini muncul setelah hujan deras yang melanda kota pada dini hari.

Menurut Kapolsek Lubuklinggau Barat Iptu Zendra Kurniawan, cuaca ekstrem pada Kamis (18 Juni 2026) menyebabkan intensitas hujan tinggi. Ia menjelaskan, “Hujan lebat yang terjadi selama kurang lebih dua jam, mulai pukul 02.00 WIB hingga 04.00 WIB itu membuat debit air meningkat drastis hingga menyebabkan Sungai Mesat di Kelurahan Muara Enim meluap hingga ke permukiman warga,” katanya, Kamis (18 Juni 2026).

Setelah mendengar laporan, Zendra langsung turun ke lokasi. Ia memantau situasi, mencatat data, dan memastikan keselamatan warga yang terdampak. Ia menyatakan, “Berdasarkan data di lapangan, banjir merendam permukiman warga di tiga RT di Kelurahan Muara Enim. Sebanyak 31 rumah warga terdampak banjir tersebut yakni RT-02 sebanyak 18 KK, RT-06 ada 10 KK, dan di RT-07 sebanyak 3 KK,” ungkapnya.

Walaupun beberapa rumah masih terendam, tidak ada korban jiwa. Zendra menegaskan, “Untuk korban jiwa nihil. Kerugian yang dialami warga sejauh ini berupa kerugian materil akibat rumah dan barang-barang yang terendam banjir,” ujarnya.

Menurut Zendra, kondisi banjir kini mulai berangsur surut. Ketinggian air di kawasan permukiman terus menurun seiring aliran sungai yang kembali normal. Ia mengimbau, “Kami tetap mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada, terutama warga yang berada di sepanjang bantaran sungai karena cuaca ekstrem dan hujan dengan intensitas tinggi masih dapat terjadi sewaktu-waktu sehingga potensi banjir dapat terjadi lagi,” imbaunya.

Peristiwa ini menegaskan pentingnya kewaspadaan warga terhadap perubahan cuaca. Banjir yang terjadi pada malam hari membuat banyak rumah terendam, namun keberhasilan penanganan cepat dan koordinasi antara kepolisian serta warga membantu menghindari korban jiwa. Warga diharapkan tetap memantau kondisi sungai, khususnya di wilayah Muara Enim, agar dapat menanggapi potensi banjir di masa depan.

BanjirLubuklinggauMuara EnimSungai MesatHujan derasKapolsek Zendra KurniawanKerugian materil

Komentar

Memuat komentar...