Bayi Ditemukan di Toilet Kereta Sancaka
Gambar atau konten salah?
Seorang bayi ditemukan di dalam toilet Kereta Api (KA) Sancaka 84B yang melayani rute Jogja-Surabaya. Peristiwa ini terjadi pada hari Sabtu, 03 Juli 2026, sekitar pukul 07.20 WIB. PT KAI segera mengambil tindakan untuk memastikan kondisi bayi tersebut tetap stabil.
Feni Novida Saragih, Manager Humas KAI Daop 6 Jogja, menyampaikan bahwa saat ditemukan, kondisi bayi secara umum dinyatakan baik. "Kondisi umum bayi dinyatakan dalam keadaan baik. Tim KAI kemudian memenuhi kebutuhan dasar bayi agar kondisinya tetap baik dan terjaga," ujar Feni dalam keterangannya pada hari yang sama.
Penemuan itu terjadi saat kereta sedang melaju menuju Surabaya. Petugas yang menemukan bayi tersebut langsung melapor ke Pusat Pengendalian Pelayanan. "Petugas di atas KA menemukan seorang bayi di toilet kereta eksekutif 3. Temuan tersebut kemudian dilaporkan ke Pusat Pengendalian Pelayanan yang langsung berkoordinasi dengan Stasiun Solo Balapan," jelas Feni.
Bayi tersebut kemudian dibawa ke Pos Kesehatan di Stasiun Solo Balapan. Setelah itu, KA Sancaka 84B melanjutkan perjalanannya. "Selanjutnya, di Pos Kesehatan Solo Balapan, petugas KAI melakukan observasi oleh Dokter dan Bidan Klinik Mediska KAI Solo," tambahnya.
KAI Daop 6 kemudian berkoordinasi dengan kepolisian. Feni menegaskan bahwa PT KAI siap membantu mengungkap siapa ibu atau orang yang meninggalkan bayi tersebut. "Tim KAI kemudian melakukan koordinasi dengan Polsek Banjarsari. Saat ini bayi tersebut sudah dalam penanganan kepolisian dan RS Bhayangkara. KAI Daop 6 Yogyakarta akan mendukung penuh proses yang dibutuhkan dalam penanganannya sesuai prosedur yang berlaku," kata Feni.
"Koordinasi dan penelusuran bersama kepolisian terus berjalan. KAI Daop 6 Yogyakarta akan berkolaborasi dengan pihak berwenang dan membantu dukungan yang dibutuhkan sesuai prosedur yang berlaku," lanjutnya.
Bayi mungil itu ditemukan di toilet kereta eksekutif 3. Saat itu, kereta sedang dalam perjalanan menuju Surabaya. Petugas yang menemukan bayi tersebut langsung melapor ke Pusat Pengendalian Pelayanan. Temuan itu kemudian dilaporkan dan berkoordinasi dengan Stasiun Solo Balapan.
Setelah tiba di Solo Balapan, bayi tersebut diserahkan ke Pos Kesehatan. Di sana, petugas KAI melakukan observasi yang melibatkan dokter dan bidan dari Klinik Mediska KAI Solo. KA Sancaka 84B kemudian melanjutkan perjalanan ke Surabaya.
KAI Daop 6 juga berkoordinasi dengan Polsek Banjarsari. Saat ini, bayi tersebut sudah dalam penanganan kepolisian dan Rumah Sakit Bhayangkara. Feni menegaskan bahwa pihaknya siap membantu mengungkap siapa ibu atau orang yang meninggalkan bayi tersebut. "KAI Daop 6 Yogyakarta akan mendukung penuh proses yang dibutuhkan dalam penanganannya sesuai prosedur yang berlaku," kata Feni.
"Koordinasi dan penelusuran bersama kepolisian terus berjalan. KAI Daop 6 Yogyakarta akan berkolaborasi dengan pihak berwenang dan membantu dukungan yang dibutuhkan sesuai prosedur yang berlaku," pungkasnya.
Peristiwa penemuan bayi di toilet kereta api ini bukanlah kejadian yang pertama kali terjadi di Indonesia. Kasus serupa pernah terjadi di berbagai moda transportasi umum, menunjukkan bahwa masih ada orang tua yang nekat meninggalkan anaknya di tempat umum. Pihak KAI dan kepolisian terus melakukan penelusuran untuk menemukan orang tua atau pihak yang bertanggung jawab meninggalkan bayi tersebut. Bayi kini dalam penanganan medis dan hukum yang sesuai prosedur.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Wisatawan India Raib Rp23 Juta Usai Cium Zat Wangi
Penerbangan ke Bandung Kembali, Wisata Lembang Bergairah
Inggris Vs Meksiko Tetap Malam, Kick-off Siang Batal Demi Hindari Panas
Malioboro Full Pedestrian Mulai November 2026
Qantas Buka Rute Langsung Sydney-London 2027
Diskon 40% di The Trans Luxury, Sarapan 80 Menu Berganti Tiap Hari
Berita Terbaru
Bayi Ditemukan di Toilet Kereta Sancaka
Macet 3 Km di Batu Saat Libur Sekolah
Wisatawan India Raib Rp23 Juta Usai Cium Zat Wangi
Deschamps: Kunci Kemenangan Prancis Lawan Provokasi
Akademisi: Ganti Nama Sunda Jangan Hanya Simbol
Aldi Taher Jual Mochi Raksasa di Sukabumi, Ini Harganya
Nuno Mendes Waspadai Duel Lawan Lamine Yamal di 16 Besar
Harga Emas Diprediksi Tembus Rp 2,78 Juta Pekan Depan
