BBM Aman Meski Gangguan Pasokan Timur Tengah, Pemerintah Tegas
Gambar atau konten salah?
Stok bahan bakar minyak nasional dinyatakan aman meski gangguan pasokan akibat konflik di Timur Tengah masih berlangsung. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menegaskan bahwa cadangan BBM berada di level yang cukup melindungi kebutuhan dalam negeri.
Wakil Menteri ESDM, Yuliot Tanjung, mengungkapkan bahwa cadangan minimal BBM nasional berada pada 20 sampai 23 hari. Ia menegaskan bahwa cadangan saat ini berada di atas batas minimal tersebut, namun ia tidak menyebutkan jumlah hari yang tepat. “Kalau untuk ketersediaan BBM, ini kan kita ada indikator ketersediaan cadangan operasional minimal. Ini cadangan minimal kita, cadangan yang ada saat ini jauh di atas cadangan minimal. Jadi ini ada berapa, misalnya untuk Pertalite itu jauh di atas cadangan minimal,” ujar Yuliot.
Selain BBM subsidi, Yuliot menegaskan bahwa stok Solar CN48 juga aman. Ia menambahkan bahwa BBM non‑subsidi, mulai dari Pertamax hingga Pertamax Turbo, tidak mengalami penurunan cadangan yang signifikan.
Yuliot menegaskan tidak akan ada kenaikan harga BBM subsidi. Pernyataan ini sejalan dengan kata Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, yang menyatakan bahwa pemerintah tidak akan menaikkan BBM subsidi hingga akhir tahun. “Jadi untuk kenaikan harga BBM yang untuk subsidi, ini kan sudah disampaikan dan ini menurut perhitungan kita kan ada produksi dalam negeri yang kita dorong itu peningkatan. Kilang di dalam negeri pun itu juga kita juga sudah siapkan,” ujar Yuliot.
Ketidakpastian pasokan energi akibat konflik di Timur Tengah sudah sempat disuarakan oleh Presiden Prabowo Subianto. Ia menekankan pentingnya menjaga stabilitas di kawasan tersebut, karena gejolak apapun dapat memengaruhi pasokan energi global. “Saya sependapat dengan Presiden Macron bahwa stabilitas Timur Tengah sangat penting dan akan berdampak langsung pada kondisi energi dunia dan rantai pasok global,” ujar Prabowo.
Pertemuan tersebut berlangsung di Paris, di mana Presiden Prabowo bertemu dengan Presiden Prancis, Emmanuel Macron. Pernyataan pers bersama setelah pertemuan tersebut menegaskan kembali komitmen Indonesia terhadap stabilitas energi dunia.
Dengan cadangan BBM yang masih aman dan kebijakan harga yang dijaga, pemerintah berupaya menjaga ketahanan energi nasional. Situasi di Timur Tengah tetap menjadi perhatian utama, karena dampaknya dapat merembet ke pasokan global. Dalam konteks ini, koordinasi antara kementerian, produsen dalam negeri, dan pemangku kepentingan lainnya menjadi kunci untuk memastikan pasokan tetap stabil.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Harga Batu Bara Juli 2026 Naik di Sebagian Besar Kategori
Iran Minta Houthi Siap Tutup Laut Merah, Dua Jalur Minyak Terancam
Pertamina Bantah Keras Transporter Mogok Salurkan BBM
Penjualan Batu Bara Sitaan Negara Raup Rp20 Miliar
Antrean SPBU Sumut Mulai Normal, Stok BBM Aman
Antrean BBM di Medan Mulai Terurai
Berita Terbaru
Harga Batu Bara Juli 2026 Naik di Sebagian Besar Kategori
Iran Minta Houthi Siap Tutup Laut Merah, Dua Jalur Minyak Terancam
Pertamina Bantah Keras Transporter Mogok Salurkan BBM
Penjualan Batu Bara Sitaan Negara Raup Rp20 Miliar
Antrean SPBU Sumut Mulai Normal, Stok BBM Aman
Antrean BBM di Medan Mulai Terurai
Harga Minyak RI Anjlok Drastis ke US$83,45 per Barel
Serangan Iran di Selat Hormuz, Lalu Lintas Kapal Anjlok
MSCI Perketat Aturan Saham 'Murah' Mulai Agustus 2026
