Harga Batu Bara Juli 2026 Naik di Sebagian Besar Kategori

Sigit W. · 2 min baca · Baru saja · 1 dibaca
Bisik.id
Harga Batu Bara Juli 2026 Naik di Sebagian Besar Kategori

Gambar atau konten salah?

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) baru saja mengumumkan harga patokan baru untuk batu bara yang berlaku pada paruh kedua bulan Juli 2026. Keputusan ini tertuang dalam dokumen resmi bernomor 285.K/MB.01/MEM.B/2026. Secara umum, harga batu bara di sebagian besar kategori mengalami kenaikan jika dibandingkan dengan harga pada awal Juli 2026.

Dalam aturan tersebut, disebutkan bahwa Harga Batubara Acuan (HBA) untuk periode kedua Juli 2026 ditetapkan dengan besaran yang tercantum dalam lampiran keputusan menteri. Harga ini tidak seragam, melainkan dibedakan berdasarkan kandungan kalori batu bara yang diukur dalam satuan Kcal/kg GAR (kilo kalori per kilogram Gross Air Received). Setidaknya ada empat kategori utama yang diatur.

Untuk batu bara dengan kalori tinggi, yakni 6.322 kcal/kg GAR, harga acuannya ditetapkan sebesar US$ 131,85 per ton. Angka ini naik dari harga periode pertama Juli 2026 yang sebesar US$ 126,58 per ton.

Berbeda dengan kategori kalori tinggi, batu bara dengan nilai kalori 5.300 kcal/kg GAR justru mengalami penurunan. Harganya ditetapkan sebesar US$ 89,90 per ton pada periode kedua Juli 2026. Turun tipis sebesar US$ 1,04 dibandingkan harga sebelumnya yang mencapai US$ 90,94 per ton.

Selanjutnya, untuk batu bara dengan kalori 4.100 kcal/kg GAR (disebut juga HBA II), harga acuannya adalah US$ 63,25 per ton. Ini naik dari harga periode pertama Juli yang sebesar US$ 62,59 per ton.

Kategori terakhir adalah batu bara dengan kalori rendah, yaitu 3.400 kcal/kg GAR (HBA III). Harganya ditetapkan sebesar US$ 45,08 per ton. Lonjakan cukup terlihat karena sebelumnya harga hanya US$ 41,91 per ton pada awal Juli 2026.

Selain batu bara, Kementerian ESDM juga menetapkan Harga Mineral Acuan (HMA) untuk periode pertama Juli 2026. Beberapa harga mineral yang dirilis antara lain:

  • Nikel: US$ 16.533,67 per dry metric ton (dmt)
  • Kobal: US$ 55.863,67/dmt
  • Timbal: US$ 1.872,13/dmt
  • Seng: US$ 3.529,70/dmt
  • Aluminium: US$ 3.168,40/dmt
  • Tembaga: US$ 1.303,23/dmt
  • Emas (sebagai mineral ikutan): US$ 4.100,67/dmt
  • Perak (sebagai mineral ikutan): US$ 60,41/dmt
  • Mangan: US$ 3,63/dmt
  • Bijih Besi: US$ 1,41/dmt
  • Bijih Krom: US$ 6,37/dmt
  • Konsentrat Timah: US$ 9,02/dmt

Kenaikan harga batu bara di sebagian besar kategori ini menunjukkan adanya dinamika pasar energi global yang memengaruhi harga acuan dalam negeri. Sementara itu, harga mineral lain seperti nikel dan tembaga juga ikut ditetapkan, mencerminkan upaya pemerintah untuk terus memantau dan menyesuaikan patokan harga komoditas tambang secara berkala.

harga batu baraHBAKementerian ESDMJuli 2026kalori batu baraharga acuankenaikan harga

Komentar

Memuat komentar...