Bendung Sragen Tidak Memadai, Perlu Irigasi Baru Di Boyolali

Surya B. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 36 dibaca
Bisik.id
Bendung Sragen Tidak Memadai, Perlu Irigasi Baru Di Boyolali

Gambar atau konten salah?

Dody Hanggodo, Menteri Pekerjaan Umum, menilai bendung milik Provinsi Jawa Tengah yang terletak di Kabupaten Sragen dan mengalir ke Boyolali tidak berfungsi optimal. Ia menilai bendung tersebut sudah lama tidak dirawat, sehingga sawah di Boyolali tidak mendapat pasokan air dari bendung di seberang.

“Di sebelah sana (Boyolali) itu ada daerah irigasi milik provinsi, ada semacam bendung, tapi sudah sekian lama kurang di‑maintenance. Sehingga kemudian sawah di daerah sini itu tidak terairi lagi oleh bendung yang ada di seberang sana. Bendung Boyo di Sragen tapi salurannya sampai Boyolali,” jelas Dody usai meninjau JIAT di Kecamatan Nogosari, Boyolali, pada 29 March 2026.

Pihaknya menerima permintaan untuk membangun Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT) Ketitang di wilayah tersebut. Masyarakat di sana masih mengandalkan hujan untuk bertani.

“Ada permohonan untuk Jaringan Irigasi Air Tanah karena selama ini sudah beberapa tahun ini memang hanya mengandalkan pada curah hujan saja,” sebutnya. “Alhamdulillah, kita bisa bikinkan Jaringan Irigasi Air Tanah, sekaligus untuk menjawab kebutuhan air karena ketersediaan air di luar musim hujan,” tambahnya.

JIAT Ketitang telah dibangun pada 2025 dan telah mengairi lahan satu kali masa tanam. Sumur air untuk JIAT di Nogosari memiliki kedalaman 120 meter dan debit air mencapai 12 liter/detik.

Namun, air dari JIAT tidak langsung mengalir ke irigasi tersier, sehingga belum maksimal. JIAT Ketitang mampu mengairi 20 hektare lahan jika tidak melewati irigasi tersier.

“Cuma saya tadi komen ke Pak Kepala Balai, alangkah baiknya kalau air itu dikucurkannya ke, paling nggak ke irigasi tersier,” jelas Dody. Ia berharap, dengan adanya irigasi tersier, kapasitas pengairan akan lebih baik.

Inilah upaya pemerintah daerah untuk memperbaiki sistem irigasi di Boyolali, mengurangi ketergantungan pada curah hujan, dan meningkatkan produktivitas pertanian di wilayah tersebut.

Dody HanggodoBendung Jawa TengahJIAT KetitangIrigasi TersierCurah HujanKapasitas Pengairan

Komentar

Memuat komentar...