BPBD Jatim Siap Drop Air Bersih ke 7 Kabupaten Jawa Timur
Gambar atau konten salah?
Surabaya, 25 Mei 2026 – Ancaman kekeringan semakin mengintai wilayah Jawa Timur. Saat ini, tujuh kabupaten telah mengumumkan status siaga darurat kekeringan.
Kalaksa BPBD Jatim, Gatot Soebroto, mengonfirmasi: “Ada tujuh kabupaten yang telah menetapkan status siaga darurat kekeringan.”
Gatot menjelaskan bahwa kabupaten yang terlibat adalah Bondowoso, Lamongan, Banyuwangi, Lumajang, Bangkalan, Blitar, dan Pasuruan.
Pasuruan baru saja menetapkan status tersebut, menandai intensitas risiko yang meningkat.
BPBD Jatim bersiap melakukan dropping air bersih ke kabupaten terdampak selama musim kemarau 2026.
Sejauh ini, bantuan air bersih telah dikirim ke Bondowoso.
“Kami telah menyiapkan bantuan 867 rit air bersih, di mana satu rit berisi 5 ribu liter air bersih. Sejauh ini, kami sudah dropping air bersih untuk Kabupaten Bondowoso di empat kecamatan, empat desa, dan sepuluh dusun.”
Gatot menegaskan bahwa kabupaten terdampak juga diminta melaporkan kondisi ke BPBD Jatim.
Dampak kekeringan di Jawa Timur menuntut koordinasi cepat antara pemerintah daerah dan lembaga mitigasi. BPBD Jatim terus memantau dan menyediakan sumber daya air untuk mengurangi risiko bagi masyarakat.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Penyebab Karhutla: dari Hal Sepele hingga Bencana
KAI Bantah Penguntit Penumpang Wanita di Supas adalah Pegawai
Banjir Rob Kalianak Semakin Parah, Warga Minta Dam Dibangun