Buaya Besar Muncul di Sungai Cimandiri, Warga Waspada

Jaka M. · 2 min baca · Baru saja · 1 dibaca
Bisik.id
Buaya Besar Muncul di Sungai Cimandiri, Warga Waspada

Gambar atau konten salah?

Di aliran Sungai Cimandiri, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, warga kembali merasakan ketegangan. Seekor buaya berukuran besar muncul di tepi sungai, memicu kekhawatiran di kalangan masyarakat yang biasanya beraktivitas di sana.

Buaya itu terlihat di aliran Sungai Cimandiri, tepat di belakang pabrik es di Desa Jayanti. Lokasi ini tidak jauh dari area peternakan yang sering menjadi titik kemunculan satwa liar tersebut. Warga setempat, Udon, mengungkapkan bahwa penampakan buaya sering membuat warga geger karena hewan itu kerap berpindah‑pindah di sekitar kawasan peternakan.

“Kejadiannya kemarin, kadang di dekat peternakan ayam, kadang di peternakan sapi di bawah dia diamnya. Penampakan ini memang sering bikin heboh warga,” kata Udon. Ia menambahkan bahwa kehadiran buaya di area yang dekat dengan aktivitas masyarakat cukup mengkhawatirkan.

Warga juga khawatir jumlah buaya yang muncul lebih dari satu ekor. Dari pengamatan selama ini, ukuran buaya yang terlihat berbeda‑beda, sehingga muncul dugaan bahwa satwa tersebut telah berkembang biak di kawasan sungai itu. Udon menegaskan, “Kemungkinan besar buaya di sungai itu beranak. Kalau dilihat dari ukurannya yang beda‑beda saat muncul, kemungkinan jumlahnya lebih dari empat ekor yang ada di sekitar sini.”

Kekhawatiran semakin meningkat setelah video penampakan buaya beredar luas. Rekaman yang diambil dari tepi sungai memperlihatkan seekor buaya berenang tenang di permukaan air berwarna kecokelatan. Video tersebut menampilkan komentar, “Tah (nah), penampakan buaya di Sungai Cimandiri. Hati‑hati yang suka mancing, yang suka jala ikan di Cimandiri. Nah, buaya muncul lagi nih di belakang pabrik es, Caringin, Jayanti. Hati‑hati yang suka beraktivitas di Sungai Cimandiri.”

Menurut Nanan, warga Kampung Mariuk, keberadaan buaya di Sungai Cimandiri sudah lama diketahui. Ia mengingatkan agar masyarakat tidak lengah saat beraktivitas di sekitar sungai. “Buaya di aliran sungai itu memang ada dan warga di sini sudah tahu. Makanya, saya sangat mengimbau warga, terutama yang sering beraktivitas di aliran sungai untuk ekstra waspada. Termasuk juga para pemancing atau yang cari ikan, jangan sampai lengah,” tegas Nanan.

Sungai Cimandiri dikenal sebagai salah satu habitat alami buaya muara (Crocodylus porosus) di wilayah selatan Sukabumi. Satwa tersebut kerap terlihat berjemur di bantaran sungai atau muncul ke permukaan saat kondisi debit air berubah. Karena itu, berbagai pihak terus mengingatkan masyarakat untuk menjaga jarak aman dari sungai dan tidak mengganggu habitat buaya. Langkah tersebut dianggap penting untuk mencegah terjadinya konflik yang dapat membahayakan, baik bagi manusia maupun satwa liar tersebut.

Warga di sekitar Sungai Cimandiri, baik pemancing, pencari ikan, maupun penduduk yang tinggal di bantaran sungai, kini lebih waspada. Setiap kali buaya muncul, mereka memeriksa kondisi sekitar, memastikan tidak ada hewan kecil di dekat air, dan menghindari area yang terlihat sering menjadi tempat persembunyian buaya. Meskipun situasi ini menambah ketegangan, masyarakat tetap berusaha menjaga keamanan dan kelestarian lingkungan.

Senin, 15 Juni 2026, menjadi hari yang diingat oleh warga sebagai hari ketika buaya kembali muncul di Sungai Cimandiri. Keberadaan buaya di aliran sungai ini menegaskan pentingnya kewaspadaan dan penghormatan terhadap satwa liar yang hidup di sekitar manusia. Dengan menjaga jarak dan tidak mengganggu habitat buaya, masyarakat dapat mengurangi risiko konflik dan menjaga keseimbangan ekosistem di wilayah tersebut.

Buaya CimandiriSungai CimandiriKawasan peternakanSukabumiKonflik satwa liarPemancingHabitat buayaKeamanan masyarakat

Komentar

Memuat komentar...