Cal Crutchlow Kembali di MotoGP, Gantikan Zarco Cedera
Gambar atau konten salah?
Cal Crutchlow kembali ke lintasan MotoGP setelah hampir tiga tahun tidak mengendarai motor. Ia dipanggil oleh LCR Honda untuk menggantikan Johann Zarco yang cedera serius di balapan Catalunya.
Crutchlow sudah pensiun dari MotoGP penuh waktu pada akhir 2020. Setelah itu ia bekerja sebagai pebalap penguji Yamaha dan tampil sebagai wildcard atau pengganti. Ketika kontraknya berakhir, ia tidak lagi mengendarai motor MotoGP.
Karena itu, ia sempat menolak tawaran comeback. “Sayangnya Johann mengalami kecelakaan di Barcelona. Kami semua mendoakan yang terbaik agar dia segera pulih dan kembali membalap,” kata Crutchlow kepada MotoGP.com.
“Keesokan harinya Lucio dan tim menghubungi saya. Mereka ingin saya kembali membalap. Saya awalnya bilang tidak, karena sudah sangat lama saya tidak mengendarai motor.”
Keputusan akhirnya berubah setelah ia berbicara dengan istrinya. Crutchlow mengungkapkan bahwa LCR Honda lebih dulu menghubungi sang istri untuk meminta izin sebelum menawarkannya kembali ke lintasan.
“Saya pulang ke rumah dan istri saya bertanya apakah Dakota Mamola menelepon saya. Saya bilang iya.”
“Lalu dia bilang, ‘Mereka menelepon saya lebih dulu untuk meminta izin!’ Istri saya berkata, ‘Kenapa kamu tidak melakukannya?’ Saya juga memikirkannya.”
Meski akhirnya menerima tawaran tersebut, Crutchlow menyadari betul situasi yang dihadapinya tidak mudah. “Ada banyak alasan untuk tidak melakukannya. Tapi sekarang saya sudah bilang ya. Saya berkomitmen penuh. Saya tahu ini mungkin akan menjadi hal tersulit yang pernah saya lakukan dalam hidup saya.”
Ia menekankan bahwa ia belum pernah naik motor dalam waktu lama dan belum berada pada kecepatan yang seharusnya. “Sudah terlalu lama saya tidak naik motor dan belum berada pada kecepatan yang seharusnya. Apalagi balapannya di Mugello, yang menurut saya merupakan sirkuit tersulit di kalender MotoGP, bahkan ketika Anda berada dalam kondisi balap terbaik.”
Crutchlow juga menilai kondisi fisiknya masih baik, namun ia menyadari bahwa kebugaran fisik tidak sama dengan kebugaran untuk balapan. “Saya bugar secara fisik, tetapi saya tidak bugar untuk balapan motor. Kami akan mengevaluasi semuanya setelah setiap sesi dan melihat bagaimana perkembangannya.”
Ia tidak menaruh ekspektasi tinggi. “Target saya hanya terus berkembang di setiap sesi. Saya tahu saya tidak akan berada dekat dengan pebalap-pebalap lain. Saya tahu itu pasti.”
“Saya sama sekali tidak punya ekspektasi. Selama saya bisa berkembang dan mendapatkan kembali perasaan yang baik dengan motor, saya akan senang.”
Dengan sikap realistis dan komitmen penuh, Crutchlow siap menantang diri di lintasan MotoGP. Ia mengakui bahwa balapan di Mugello akan menjadi ujian terbesar dalam kariernya.
Crutchlow kembali ke MotoGP setelah hampir tiga tahun tidak aktif, didorong oleh dukungan istri dan tawaran LCR Honda. Ia menyadari tantangan besar yang harus dihadapi, terutama di sirkuit Mugello, namun tetap berfokus pada perkembangan diri tanpa menaruh ekspektasi tinggi.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Bagnaia Jalani Operasi Lengan saat Libur MotoGP
BKB Rekrut Eks UFC, Incar Ekspansi ke Indonesia
Marc Marquez Yakin Motor 850cc Bisa Lebih Cepat di Sachsenring
Atlet Asian Games 2026 Tinggal di Kapal Pesiar
Veda Ega: Honda Unggul di Tikungan Cepat
Mario Aji dan Veda Ega Siap Balapan di MotoGP Mandalika