Dana Rp14 M Disiapkan untuk Perbaikan Saluran Air di Kuta Utara

Yuli S. · 2 min baca · Baru saja · 1 dibaca
Bisik.id
Dana Rp14 M Disiapkan untuk Perbaikan Saluran Air di Kuta Utara

Gambar atau konten salah?

Pemerintah Kabupaten Badung mengalokasikan dana sebesar Rp14 miliar untuk proyek perbaikan saluran air di wilayah Kuta Utara. Proyek ini difokuskan pada penataan jaringan drainase yang diharapkan bisa menjadi solusi jangka panjang untuk mengatasi genangan air yang sering muncul saat hujan deras.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Badung, I Nyoman R Karyasa, pada 21 Juni 2026, menegaskan bahwa penanganan banjir harus dilakukan secara terpadu. "Kami harus gerak cepat untuk penanganan pengendalian banjir ini, harus terintegrasi lewat perbaikan saluran eksisting," ujarnya.

Menurut Karyasa, timnya akan segera membenahi sistem drainase yang ada. Ini termasuk pelebaran penampang saluran di titik-titik yang selama ini menjadi langganan banjir. Target utama proyek ini meliputi ruas Jalan Kerobokan, Jalan Basangkasa, dan Jalan Umalas. "Kami segera tata jaringan drainase, sampai pelebaran penampang saluran di titik-titik yang selama ini menjadi lokasi langganan banjir," tambahnya.

Proyek senilai lebih dari Rp14 miliar ini bertujuan meningkatkan kapasitas saluran air. Dengan begitu, frekuensi genangan bisa ditekan secara signifikan. Karyasa berharap aktivitas warga dan pengguna jalan di kawasan wisata itu tidak lagi terganggu oleh air yang menggenang.

Karyasa menjelaskan bahwa perbaikan saluran air ini mendesak dilakukan. Kapasitas drainase yang ada saat ini sudah tidak sanggup lagi menampung luapan air ketika curah hujan tinggi. Masalah ini diperparah oleh sedimentasi di dasar saluran dan penyempitan penampang akibat pembangunan yang masif di kawasan tersebut.

Saat ini, proyek pengendalian banjir masih dalam tahapan tender. Pemerintah menargetkan proyek ini rampung dalam waktu dekat. "Kawasan ini memang jalur utama yang terhubung ke sejumlah wilayah strategis di Kuta Utara. Persoalan makin terasa itu saat musim penghujan, pasti beberapa titik ada saja genangan di ruas jalan bahkan kawasan permukiman. Ini perlu ditangani cepat," tegas Karyasa.

Kuta Utara merupakan kawasan yang padat dengan aktivitas wisata dan permukiman. Jalan-jalan utama di sana menjadi penghubung ke berbagai lokasi penting. Genangan air yang sering muncul saat musim hujan mengganggu mobilitas dan aktivitas ekonomi warga setempat.

perbaikan saluran airdrainasebanjirKuta Utaragenangan airRp14 miliarpengendalian banjir

Komentar

Memuat komentar...