Danantara Beli Saham GOTO, Dukungan Minoritas Positif

Bayu K. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 106 dibaca
Bisik.id
Danantara Beli Saham GOTO, Dukungan Minoritas Positif

Gambar atau konten salah?

PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) menegaskan bahwa kabar kepemilikan Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) atas sahamnya tidak benar. Meski begitu, perusahaan menganggap pembelian saham tersebut sebagai sinyal kepercayaan terhadap bisnis GOTO.

Direktur sekaligus Sekretaris Perusahaan GOTO, R.A. Koesoemohadiani, menyambut baik investasi Danantara. Ia menegaskan bahwa pembelian saham mencerminkan kepercayaan berkelanjutan terhadap fundamental usaha, kinerja, dan prospek jangka panjang GOTO.

"Kami memahami bahwa Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) telah membeli sejumlah saham Perseroan melalui Bursa dalam jumlah kurang dari 1% dari saham yang diterbitkan oleh Perseroan. Perseroan menyambut baik investasi tersebut," tulis Koesoemohadiani dikutip dari Keterbukaan Informasi, Selasa, 5 Mei 2026.

Ia menambahkan bahwa kepercayaan Danantara menjadi dorongan positif bagi GOTO untuk menjalankan kegiatan usaha secara berkelanjutan dan profesional sesuai tata kelola perusahaan yang baik. GOTO tetap mematuhi ketentuan kewajiban pelaporan atas kepemilikan sahamnya, sebagaimana diungkapkan melalui informasi pemegang saham di atas 1% hingga 5% kepada Bursa Efek Indonesia (BEI).

Namun demikian, sesuai dengan ketentuan yang diterapkan oleh BEI, informasi tersebut bersifat privat dan disampaikan secara terbatas kepada BEI, pungkasnya.

Danantara kini masuk dalam struktur kepemilikan saham GOTO. Chief Executive Officer (CEO) BPI Danantara, Rosan Roeslani, menjelaskan bahwa langkah ini bertujuan meningkatkan kesejahteraan para mitra pengemudi ojek online (ojol). Ia tidak mengungkapkan porsi saham yang dimiliki Danantara saat ini.

"(Jadinya masuk ke) GOTO. Kita sudah masuk kok sebetulnya. Kita sudah masuk dan juga kita sudah bicara. Yang penting kan buat kita ini adalah kesejahteraannya ojol," ujar Rosan di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa, 5 Mei 2026.

Peran Danantara juga terlihat dari kebijakan yang berpihak pada driver ojol, terutama saat besaran Bantuan Hari Raya (BHR) lebih besar dibanding tahun lalu. Rosan menekankan bahwa kebijakan tersebut berasal dari usulan mereka.

"Ya, makanya bisa ada, lahirlah kebijakan-kebijakan yang menyejahterakan ojol. Nah, kemarin sesuai juga dengan Pak Presiden. Karena Tokopedia ini, selama ini kan selalu rugi. Baru tahun ini kan, kuartal ini mulai untung kan. Kemudian pada saat BHR kemarin itu kan juga sebetulnya dari kami yang bicara agar BHR, THR-nya itu dilipat gandakan, didoubelkan. Itu juga dari kami," terangnya.

Secara keseluruhan, GOTO menegaskan bahwa kepemilikan Danantara, meski minoritas, dianggap sebagai dukungan positif bagi pertumbuhan dan tata kelola perusahaan. Danantara berfokus pada kesejahteraan driver ojol, sementara GOTO tetap menjaga kepatuhan terhadap regulasi BEI. Situasi ini mencerminkan dinamika investasi korporat di pasar modal Indonesia, di mana investor minoritas dapat memengaruhi kebijakan sosial perusahaan tanpa mengubah struktur kepemilikan mayoritas.

GOTODanantarasahamdriver ojolBHRBEIkesejahteraan drivertata kelola perusahaan

Komentar

Memuat komentar...