Disdik Bandung Buka Jalur Afirmasi MBK SPMB 2026/2027

Tika M. · 3 min baca · 1 bulan lalu · 138 dibaca
Bisik.id
Disdik Bandung Buka Jalur Afirmasi MBK SPMB 2026/2027

Gambar atau konten salah?

Disdik Kota Bandung resmi membuka jalur afirmasi bagi Murid Berkebutuhan Khusus (MBK) dalam Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027. Jalur ini menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk memastikan hak pendidikan yang inklusif dan ramah bagi semua anak di kota.

Tim Penyusun SPMB Kota Bandung, Pathah P Mubarok, S Pd, M Pd, menjelaskan bahwa jalur afirmasi ini melingkupi dua kategori: masyarakat Rawan Melanjutkan Pendidikan (RMP) dan Murid Berkebutuhan Khusus (MBK). Untuk peserta MBK, orang tua wajib memperoleh surat rekomendasi resmi dari Unit Layanan Disabilitas (ULD) Dinas Pendidikan Kota Bandung.

“Untuk peserta didik berkebutuhan khusus ini memang wajib mendapatkan rekomendasi dari Unit Layanan Disabilitas (ULD) Dinas Pendidikan Kota Bandung. Surat rekomendasi itulah yang akan digunakan sebagai persyaratan administratif untuk pendaftaran,” kata Pathah dalam acara sosialisasi jalur afirmasi murid berkebutuhan khusus SPMB Kota Bandung tahun 2026 melalui YouTube, Senin (18 Mei 2026).

Pathah menekankan bahwa meskipun calon peserta didik sudah mengantongi hasil pemeriksaan atau diagnosis dari tenaga profesional luar seperti dokter spesialis anak, psikolog, maupun psikiater, mereka tetap diwajibkan mengikuti asesmen dari ULD Disdik Bandung.

Proses pendaftaran dilakukan secara terintegrasi melalui sistem daring. Orang tua pertama kali harus membuat akun SPMB di laman resmi. Selanjutnya, mereka mengunggah dokumen persyaratan umum, seperti Akta Kelahiran atau Surat Kenal Lahir, KTP orang tua, dan Kartu Keluarga (KK). Setelah itu, pemohon dapat mengakses tautan asesmen khusus MBK yang tersedia di dalam web.

“Setelah selesai mengisi link, nanti tim admin dari ULD akan menghubungi Ayah dan Bunda untuk melakukan proses asesmen. Dan setelah prosesnya selesai, barulah diterbitkan surat rekomendasi untuk tahap pendaftaran sekolah,” jelas Pathah.

Disdik Kota Bandung menetapkan kuota maksimal MBK sebanyak 3 orang per sekolah, baik untuk jenjang Sekolah Dasar (SD) maupun Sekolah Menengah Pertama (SMP). Seleksi untuk jalur ini mengecualikan syarat batas usia yang biasanya berlaku pada jalur reguler. Indikator utama kelulusan murni didasarkan pada jarak dari domisili ke sekolah tujuan.

“Baik untuk jenjang SD maupun SMP, jadi seleksinya adalah jarak. Kenapa jarak? Karena bagaimana pun juga, akses ananda kita yang berkebutuhan khusus ini harus dipermudah agar meringankan aktivitas belajarnya,” ujar Pathah.

Disdik Kota Bandung juga menegaskan aturan zonasi yang humanis. Jika kuota 3 orang di pilihan pertama dan kedua calon siswa sudah penuh, sistem tidak akan langsung menggugurkan mereka. Disdik berkomitmen untuk menyalurkan siswa tersebut ke sekolah negeri terdekat lainnya yang kuota MBK-nya belum terpenuhi.

“Semua SD dan SMP Negeri di Kota Bandung diberikan peluang dan porsi yang sama. Tidak boleh ada penolakan. Jika pilihan satu dan dua penuh, akan kita salurkan ke sekolah terdekat yang masih tersedia kuotanya,” tuturnya.

Orang tua diimbau untuk memperhatikan linimasa agar tidak terlewatkan proses pengunggahan dokumen kelengkapan. Berikut adalah jadwal lengkap jalur afirmasi MBK Kota Bandung:

  • Pendataan dan Upload Dokumen: 11 Mei 2026 sampai 5 Juni 2026
  • Pendaftaran Jalur Afirmasi: 8 Juni 2026 sampai 12 Juni 2026
  • Pengumuman Hasil Seleksi: 19 Juni 2026
  • Daftar Ulang: 22 Juni 2026 sampai 23 Juni 2026

Pathah berpesan agar para orang tua bijak memilih sekolah yang paling dekat dengan rumah demi kenyamanan perkembangan belajar anak. Seluruh layanan kendala dan tutorial pendaftaran dapat diakses secara mandiri oleh masyarakat melalui situs resmi spmb.bandung.go.id atau kanal media sosial resmi Dinas Pendidikan Kota Bandung.

Jalur afirmasi ini menandai langkah konkret pemerintah kota dalam memperluas akses pendidikan bagi anak-anak berkebutuhan khusus. Dengan kuota terbatas dan seleksi berbasis jarak, diharapkan proses masuk sekolah menjadi lebih adil dan mudah bagi keluarga yang membutuhkan. Proses pendaftaran yang terintegrasi secara daring serta persyaratan administratif yang jelas juga membantu mempermudah orang tua dalam menavigasi sistem pendidikan yang semakin modern. Dengan dukungan ULD dan kebijakan zonasi yang humanis, peluang bagi setiap MBK untuk mendapatkan pendidikan yang layak menjadi lebih nyata di Kota Bandung.

jalur afirmasiMurid Berkebutuhan KhususDisdik Kota BandungUnit Layanan DisabilitasSPMBkuota MBKseleksi berbasis jarakpendaftaran daring

Komentar

Memuat komentar...