Distan Bali Tingkatkan Pengawasan Kesehatan Hewan Kurban
Gambar atau konten salah?
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Distan) Bali menguatkan pengawasan kesehatan hewan kurban menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Tugasnya mencakup pemeriksaan fisik dan pemantauan ketersediaan ternak di seluruh kabupaten dan kota di pulau ini.
Menurut Kepala Distan Pangan Bali, I Wayan Sunada, “Pengawasan kesehatan hewan kurban menjadi langkah penting untuk memastikan ternak yang diperjualbelikan memenuhi syarat kesehatan dan bebas dari penyakit hewan menular.” Ia menambahkan, “Kami juga melakukan pemantauan di lapangan agar masyarakat memperoleh hewan kurban yang sehat dan aman.”
Inspeksi dilakukan sebelum sapi maupun kambing dijual di lapak-lapak hewan kurban. Pemeriksaan mencakup suhu tubuh, kondisi mata, kulit, mulut, serta cara berjalan hewan. Distan juga memastikan tidak ada gejala penyakit menular seperti penyakit mulut dan kuku (PMK).
Hasil pemantauan menunjukkan ketersediaan hewan kurban di Bali masih memadai. Tahun ini, sebanyak 12 ekor sapi disiapkan untuk distribusi ke masjid‑masjid di kabupaten/kota se‑Bali. Seluruh sapi tersebut telah dilengkapi Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) dari masing-masing kabupaten/kota yang menyatakan ternak dalam kondisi sehat dan layak dijadikan hewan kurban.
Distribusi dilakukan secara terkoordinasi, memastikan setiap hewan kurban mencapai tempat ibadah tepat waktu. Distan terus memantau proses ini hingga akhir periode Idul Adha.
Dengan langkah-langkah ini, Distan Bali berupaya menjaga keamanan dan kesehatan hewan kurban, sehingga masyarakat dapat melaksanakan ibadah dengan tenang dan aman.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
SMP Jembrana: 99,97% Lulus, Satu Siswa Tidak Lulus Di Sekolah
Enam Pemancing Diselamatkan Setelah Perahu Terbalik Buleleng
Penurunan Wisnus Bali 4,14% Tahun Ini, 2,03% Bulanan
SIM Keliling Kembali Operasi di Badung dan Buleleng Pusat
Cuaca cerah berawan Bali, hujan ringan Badung Denpasar
Kamis 04 Juni 2026: Hari Ala Ayuning Dewasa, Waktu Lahan
Berita Terbaru
Mihailo Perovic Tinggalkan Persebaya, Tak Lagi Pakai Seragam
Raphinha: Brasil kuat menyerang, butuh pertahanan Piala Dunia
SPMB 2026 Jambi: Mulai 8 Juni, Jalur Afirmasi & Mutasi
Mandian Air Hangat vs Air Dingin: Manfaat bagi Tubuh
Kebakaran Rumah di Musim Kemarau, Asuransi Zurich Lindungi
Trans7 Mengajar Cipasung: Pelatihan Konten Digital Mahasiswa
Cucurella Siap Transfer ke Barcelona, Chelsea Tuntut
