Distan Bali Tingkatkan Pengawasan Kesehatan Hewan Kurban

Yanto K. · 1 min baca · 12 hari lalu · 48 dibaca
Bisik.id
Distan Bali Tingkatkan Pengawasan Kesehatan Hewan Kurban

Gambar atau konten salah?

Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Distan) Bali menguatkan pengawasan kesehatan hewan kurban menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Tugasnya mencakup pemeriksaan fisik dan pemantauan ketersediaan ternak di seluruh kabupaten dan kota di pulau ini.

Menurut Kepala Distan Pangan Bali, I Wayan Sunada, “Pengawasan kesehatan hewan kurban menjadi langkah penting untuk memastikan ternak yang diperjualbelikan memenuhi syarat kesehatan dan bebas dari penyakit hewan menular.” Ia menambahkan, “Kami juga melakukan pemantauan di lapangan agar masyarakat memperoleh hewan kurban yang sehat dan aman.”

Inspeksi dilakukan sebelum sapi maupun kambing dijual di lapak-lapak hewan kurban. Pemeriksaan mencakup suhu tubuh, kondisi mata, kulit, mulut, serta cara berjalan hewan. Distan juga memastikan tidak ada gejala penyakit menular seperti penyakit mulut dan kuku (PMK).

Hasil pemantauan menunjukkan ketersediaan hewan kurban di Bali masih memadai. Tahun ini, sebanyak 12 ekor sapi disiapkan untuk distribusi ke masjid‑masjid di kabupaten/kota se‑Bali. Seluruh sapi tersebut telah dilengkapi Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) dari masing-masing kabupaten/kota yang menyatakan ternak dalam kondisi sehat dan layak dijadikan hewan kurban.

Distribusi dilakukan secara terkoordinasi, memastikan setiap hewan kurban mencapai tempat ibadah tepat waktu. Distan terus memantau proses ini hingga akhir periode Idul Adha.

Dengan langkah-langkah ini, Distan Bali berupaya menjaga keamanan dan kesehatan hewan kurban, sehingga masyarakat dapat melaksanakan ibadah dengan tenang dan aman.

Distan Balihewan kurbanpengawasan kesehatanIdul Adhapemantauan ternakdistribusi hewan kurbanSurat Keterangan Kesehatan Hewan

Komentar

Memuat komentar...