Dolar AmAs Tetap Unjuk Kuat, Listrik Rumah Tangga Tak Naik
Gambar atau konten salah?
Nilai tukar Dolar Amerika Serikat semakin menguat, menembus Rp 18.000 per unit. Hal ini menambah tekanan pada biaya impor dan biaya listrik di Indonesia.
Di tengah situasi ini, Plt. Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Tri Winarno, menjelaskan bahwa tarif listrik untuk pelanggan rumah tangga dengan daya 450 VA dan 900 VA tidak akan naik.
“Kalau yang minyak, berkaitan minyak, kan pemerintah sudah memutuskan untuk minyak nggak melakukan kenaikan sampai akhir tahun. Nah mungkin untuk yang listrik ini, mungkin untuk yang sangat membutuhkan masyarakat yang kurang mampu dananya, ya jangan sampai naik lah,” ujar Tri saat ditemui di Gedung DPR, Jakarta Pusat, 04 Juni 2026.
Tri juga menegaskan bahwa tidak ada rencana kenaikan tarif untuk pelanggan dengan daya 3.500 VA atau lebih. Ia menilai bahwa tarif tetap harus tetap terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
“Belum, belum (ada pembahasan) lah ini,” ujarnya singkat.
Ia menambahkan bahwa pihaknya akan terus memantau dan mengevaluasi dampak melemahnya nilai tukar Rupiah terhadap biaya produksi dan distribusi listrik.
“Poinnya adalah seperti tambang tadi, evaluasi terhadap itu ya tentu pasti. Tapi apakah nanti naik atau tidak? Belum,” tegas Tri.
Dengan keputusan ini, pemerintah berharap tarif listrik tetap stabil meski nilai tukar rupiah melemah, menyeimbangkan kebutuhan energi dan daya beli masyarakat.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
PGN Layanan Mata Gratis: 300 Peserta Diperiksa Jakarta
Kementerian Energi Tinjau Penundaan Batu Bara China PT DSI
Prabowo Kunjungi Danantara untuk Fokus AI dan Robotik
Nanik Deyang Dilantik Kepala BGN, Fokus Makan Bergizi
Indonesia Bertemu S&P: Fokus Rating dan Defisit 3%
Prasetyo Hadi: Tidak Ada Pergantian Menkeu, Fokus Koordinasi
Berita Terbaru
Nengah Artini 58 Tahun Tewas, Polri Menilai Penyebab Alami
Kota Batu: Musim Kemarau 2026 Tingkatkan Hasil Apel
Piala Dunia 2026: Penundaan Panjang akibat Badai Petir di AS
BKK Palembang Tegakkan Skrining Kesehatan Jemaah Haji
Raffi Ahmad: Deepfake Merusak Reputasi, Panggil Waspada
IHSG Turun 1,70%, Rupiah Jatuh Rp18.049, Tegaskan Kuat
40 Titik Panas Terpantau di Muratara, Risiko Karhutla Tinggi
