Dony Oskaria: Peta Hunian Vertikal Lima Kota Utama
Gambar atau konten salah?
Dony Oskaria, Kepala Badan Pengelola BUMN, menegaskan komitmennya untuk mempercepat pembangunan hunian vertikal yang memanfaatkan aset negara. Ia mengungkapkan bahwa lima kota sedang dalam pemetaan, dan hasilnya nantinya akan diserahkan kepada Menteri PKP Maruarar Sirait.
Prioritas awalnya adalah Jakarta, Bandung, Surabaya, Medan, dan Makassar. Selain itu, Dony menyebut bahwa pihaknya juga tengah memetakan pengembangan di Semarang serta kawasan penyangga Jakarta seperti Bogor, Tangerang, dan Banten.
“Kita sedang mapping jumlahnya sesuai dengan permintaan dari Pak Menteri PKP. Itu di lima kota utama kita lakukan. Insyaallah mudah-mudahan Minggu depan itu sudah kita serahkan kepada Pak Menteri,” ujarnya saat melakukan kunjungan ke Rusun Cinta Kasih Tzu Chi di Cengkareng, 05 April 2026.
Di kunjungan tersebut, Dony menjelaskan bahwa rumah susun yang dikelola oleh Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia, yang lahan miliknya Perumnas, merupakan contoh pembangunan rumah susun berbasis kolaborasi antara negara dan swasta.
“Tadi kita lihat di sini tidak hanya perumahan, tapi ada sekolah, ada rumah sakit, ada rumah ibadah, kemudian juga ada tempat usaha. Sehingga ini dan juga yang paling penting adalah ada fasilitas sosial dan fasilitas umum untuk seluruh warga,” katanya.
Ia menambahkan bahwa model ini akan diadopsi dalam pengembangan hunian selanjutnya untuk memenuhi program pemerintah tentang 3 juta rumah bagi masyarakat Indonesia.
Selama kunjungan, Menteri PKP Maruarar Sirait menyampaikan apresiasi terhadap Rusun Cinta Kasih Tzu Chi, menilai proyek ini sebagai contoh ideal dalam pembangunan rumah susun berbasis ekosistem lengkap.
“Saya mengapresiasi Rusun Cinta Kasih Tzu Chi ini sebagai percontohan yang ideal. Di sini tidak hanya ada hunian, tetapi juga ekosistem yang lengkap mulai dari fasilitas pendidikan dari TK hingga SMA/SMK, rumah sakit, taman bermain, hingga pujasera UMKM warga. Ini yang kita butuhkan, hunian yang terintegrasi dengan kehidupan dan ekonomi masyarakat,” tegasnya.
Informasi tambahan: Rusun Cinta Kasih Tzu Chi dibangun pada tahun 2022 di atas tanah milik Perumnas seluas 5 hektare dengan total 1.100 unit hunian. Masyarakat yang tinggal di rusun tersebut hanya perlu mengeluarkan biaya Rp 350 per bulannya.
Dengan langkah ini, pemerintah berupaya menciptakan hunian terintegrasi yang tidak hanya menyediakan tempat tinggal, tetapi juga layanan sosial dan ekonomi bagi warga. Model ini diharapkan menjadi acuan bagi proyek hunian lainnya di masa depan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Pemerintah Pertimbangkan Angkat KSPI Said Iqbal ke Kabinet
PGN Layanan Mata Gratis: 300 Peserta Diperiksa Jakarta
Kementerian Energi Tinjau Penundaan Batu Bara China PT DSI
Prabowo Kunjungi Danantara untuk Fokus AI dan Robotik
Nanik Deyang Dilantik Kepala BGN, Fokus Makan Bergizi
Dolar AmAs Tetap Unjuk Kuat, Listrik Rumah Tangga Tak Naik
Berita Terbaru
Ramalan Zodiak Jumat 5 Juni 2026: Peruntungan Setiap Tanda
Persebaya Terserah Kapten Bruno, Pindah Klub Luar Negeri
Anak 7 Tahun di India Kembali Sehat Tanpa Dialisis Sudah
5 Sayuran Ringan Bantu Turunkan Lemak Viseral Hanya 30 Hari
Trans Hotel Surabaya Buka 28th Sky Beach Club Tertinggi
CapCut Mastery Class: Pelatihan Edit Video & Cari Niche 2026
