Driver Ojol Karawang Dapat Layanan Kesehatan dan Sembako Gratis
Gambar atau konten salah?
Di Karawang, hidup sebagai pengemudi ojek online memang penuh tantangan. Persaingan mencari penumpang ketat, dan kebutuhan sehari-hari terus mendesak. Tapi di tengah semua itu, ada momen kecil yang bisa jadi suntikan semangat besar. Wandi (40), seorang driver ojol asal Karawang, merasakan langsung hal ini.
Ia adalah satu dari ratusan warga yang memadati Lapangan Apel Mapolres Karawang pada Senin, 22 Juni 2026. Mereka datang untuk memperingati Hari Bhayangkara ke-80. Bagi Wandi, acara ini bukan sekadar seremonial. Ia mengaku senang bisa mendapatkan layanan kesehatan gratis dan bantuan sembako. Menurutnya, bantuan itu sangat membantu.
"Kita masyarakat buruh driver ojek online tentu merasa bahagia dan terhormat bisa terlibat dalam kegiatan ini, bahkan sangat terbantu dengan apa yang diberikan," kata Wandi.
Bagi Wandi, bantuan ini lebih dari sekadar nilai materi. Sebagai pekerja yang menghabiskan sebagian besar waktunya di jalan, kesempatan untuk memeriksakan kesehatan secara gratis jarang ia dapatkan. Ia bilang, dukungan yang diberikan membuat dirinya merasa diperhatikan. Apalagi, selama ini para pengemudi ojol juga kerap berinteraksi dengan petugas lalu lintas saat bekerja.
"Bahkan ketika kami bekerja pun selalu dapat dukungan, ini jadi hal yang dapat memacu semangat kami, dan tetap optimis menjalani aktivitas," ujarnya.
Kegiatan yang bertajuk "80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat" ini menghadirkan berbagai layanan gratis. Ada pemeriksaan kesehatan umum, pemeriksaan gigi, konsultasi gizi, hingga donor darah. Tak hanya itu, ratusan paket sembako juga dibagikan untuk warga prasejahtera, buruh, dan pengemudi ojol.
Kasi Humas Polres Karawang, Ipda Cep Wildan, mengatakan kegiatan ini adalah bentuk kehadiran polisi di tengah masyarakat. Menurutnya, pelayanan sosial semacam ini tidak berhenti di peringatan Hari Bhayangkara. Ia berencana untuk melanjutkannya hingga ke pelosok desa.
"Semangat 80 tahun mengabdi, Polri untuk Masyarakat ini tidak berhenti di seremonial saja. Kami akan rutinkan bakti sosial dan kesehatan hingga ke pelosok desa. Polri harus dirasakan kerjanya, bukan hanya terlihat seragamnya," ujar Wildan.
"Ini komitmen Bapak Kapolres. Polri harus hadir, melayani, dan memberi solusi langsung bagi warga Karawang," tambahnya.
Wildan juga mengapresiasi tingginya kepedulian warga. Banyak yang ikut mendonorkan darah dalam acara ini. Ia melihat ini sebagai bentuk solidaritas sesama warga.
"Lihat antusias 204 pendonor darah hari ini. Itu bukti masyarakat Karawang percaya pada Polri. Setetes darah mereka nyawa bagi sesama," katanya.
Bagi Wandi dan para pengemudi ojol lainnya, perhatian kecil seperti ini punya arti besar. Mereka merasa dihargai, bukan sekadar dianggap sebagai pekerja jalanan. Dan di tengah kerasnya kehidupan, itu mungkin yang paling mereka butuhkan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Starmer Mundur, Inggris Siap Ganti PM Ketujuh dalam 10 Tahun
Menteri PPA Desak Polisi Tangkap Pelaku Penyekapan
Kakek Sukabumi Hidup 20 Tahun Tanpa Bayar Listrik
Eceng Gondok dan Sampah Cemari Waduk Jangari
Jalanan Putih di Bandung Barat Bukan Salju, Tapi Debu Kapur
1.015 Sekolah Swasta Jabar Akui Siap Tampung Siswa Gagal Masuk Negeri
Berita Terbaru
Driver Ojol Karawang Dapat Layanan Kesehatan dan Sembako Gratis
Jadwal Sholat Jatim 23 Juni 2026 untuk 38 Kota
Starmer Mundur, Inggris Siap Ganti PM Ketujuh dalam 10 Tahun
Donnie Sibarani Panggung di Ultah ke-386 Amlapura
Mahasiswa HKBP Nommensen Robohkan Pagar DPRD Sumut
Nganjuk Dikepung Sesar Aktif: Segmen Pandan 18 Km Melintasi Tiga Kecamatan
Atlet Jakarta Raih Emas SEA Games, Dapat Penghargaan di HUT ke-499
Paqueta Peringatkan Lawan: Vini Jr di Puncak Performa
Stimulus Rp26,34 Triliun: Bantuan Beras, Diskon Tiket, dan Magang