Dryport Rel Industropolis Batang Siap Dimulai 1 Juni 2026
Gambar atau konten salah?
Dryport berbasis rel di Kawasan Ekonomi Khusus Industropolis Batang mulai direncanakan setelah PT Kawasan Industri Terpadu Batang menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) pengembangan dryport. Perusahaan ini merupakan bagian dari Holding BUMN Danareksa. Kerja sama ditandatangani bersama PT Kereta Api Indonesia (Persero), PT Pelabuhan Indonesia (Persero), PT Sarana Pembangunan Jawa Tengah (Perseroda), dan Perumda Aneka Usaha Kabupaten Batang.
Di tengah meningkatnya kebutuhan efisiensi rantai pasok dan konektivitas kawasan industri, fasilitas ini dirancang sebagai tulang punggung logistik. Dryport akan menghubungkan kawasan industri dengan jaringan pelabuhan laut sekaligus distribusi darat. Tujuannya lebih efektif dan berkelanjutan.
Ali Murtopo Simbolon, Deputi Bidang Koordinasi Perniagaan dan Ekonomi Digital Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, menegaskan bahwa pengembangan dryport ini sejalan dengan agenda pemerintah memperkuat sistem logistik nasional. Ia berkata, “Penguatan konektivitas berbasis rel dan integrasi dengan pelabuhan menjadi kunci untuk menurunkan biaya logistik nasional. Inisiatif seperti di Industropolis Batang ini adalah contoh konkret bagaimana kolaborasi dapat menghadirkan solusi nyata bagi efisiensi dan daya saing ekonomi Indonesia.”
Dryport Industropolis Batang akan berfungsi sebagai gerbang ekspor-impor bagi tenant sekaligus pusat konsolidasi logistik regional. Dengan konektivitas langsung ke moda kereta api dan ekosistem pelabuhan, fasilitas ini diharapkan dapat memangkas biaya distribusi dan waktu tempuh secara signifikan. Hal ini juga akan mengurangi ketergantungan pada transportasi berbasis jalan.
Fasilitas ini dikembangkan di atas lahan sekitar 30 hektare. Dryport dirancang memiliki kapasitas awal hingga 600.000–650.000 TEUs per tahun dan berpotensi meningkat hingga 1.000.000 TEUs seiring pertumbuhan kawasan dan permintaan pasar. Dengan demikian, dryport akan menjadi salah satu simpul logistik darat paling strategis di Indonesia.
Keberadaan fasilitas ini akan memperkuat konektivitas antara kawasan industri di Jawa Tengah dengan pelabuhan utama nasional maupun jaringan perdagangan global. Koneksi ini diharapkan mempercepat arus barang dan memperkuat hubungan dengan pelabuhan global.
Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero), Bobby Rasyidin, menyatakan bahwa konektivitas berbasis rel akan menjadi game changer dalam sistem distribusi logistik. Ia berkata, “KAI siap mendukung penuh pengembangan dryport ini melalui penyediaan jaringan dan layanan angkutan barang berbasis rel yang andal, efisien, dan berkelanjutan. Integrasi antara kawasan industri dan jaringan kereta api akan memberikan nilai tambah signifikan bagi para pelaku industri.”
Bobby menambahkan bahwa proses groundbreaking pengembangan dryport ditargetkan dapat dimulai pada 1 Juni 2026 sebagai bagian dari percepatan implementasi proyek ini.
Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia (Persero), Achmad Muchtasyar, menilai bahwa kehadiran dryport akan memperkuat ekosistem pelabuhan nasional. Ia mengatakan, “Dryport Industropolis Batang akan menjadi perpanjangan dari layanan pelabuhan yang memungkinkan proses logistik dilakukan lebih dekat dengan kawasan industri. Ini akan meningkatkan efisiensi, mempercepat arus barang, dan memperkuat konektivitas dengan jaringan pelabuhan global.”
Dengan dukungan semua pihak, dryport ini diharapkan dapat menjadi contoh nyata kolaborasi lintas sektor. Fasilitas ini akan membantu mengurangi biaya logistik nasional dan meningkatkan daya saing industri Indonesia di pasar global.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Prabowo Pilih Maung Mahal Demi Industri Dalam Negeri
Prabowo Akan Luncurkan Motor Listrik Nasional
Prabowo Resmikan Proyek LNG Masela, Tunggu 28 Tahun
Stok BBM Nasional Aman 14-40 Hari
PLN Diskon Tambah Daya 50% Sambut Tahun Ajaran Baru
Iran Ancam Hentikan Ekspor Energi Timur Tengah
Pemerintah Tetapkan 60% Gas Blok Masela untuk Domestik
Antrean BBM di Medan Kembali Normal
Prabowo Target Bangun 50 Pabrik Etanol Demi BBM Campur
Irak-Suriah Hidupkan Pipa Minyak Alternatif Hormuz
