Faunaland Jadi Pengelola Baru Bandung Zoo, Harga Tiket Sorotan
Gambar atau konten salah?
Faunaland kini resmi menjadi pengelola baru Kebun Binatang Bandung, yang selama ini dikenal sebagai Bandung Zoo. Penunjukan ini memicu kekhawatiran warga kota tentang kemungkinan kenaikan harga tiket masuk ke area wisata edukasi satwa tersebut.
Kekhawatiran tersebut wajar, mengingat Faunaland harus membayar kontribusi kepada Pemkot Bandung sebesar Rp 4,3 miliar dan bagi hasil sekitar 11 persen dari pendapatan. Biaya tambahan ini dapat memengaruhi tarif tiket yang ditetapkan.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menanggapi isu ini pada Jumat, 12 Juni 2026. Ia menegaskan bahwa meski keputusan harga tiket berada di tangan Faunaland, Pemkot tetap akan memperjuangkan kepentingan pengunjung.
“Nah, itu saya belum tahu, karena lumayan itu. Tapi saya kira pemenangnya itu menyadari betul. Dia sudah punya data market, dia sudah tahu berapa harga yang paling wajar yang akan bisa dikenakan kepada para pengunjung. Kalau harganya nggak wajar juga kita akan memperjuangkan lah,” kata Farhan.
Farhan juga menyinggung perbandingan dengan Kebun Binatang Ragunan dan Taman Hutan Raja (Tahura) Djuanda Bandung. Kedua tempat wisata tersebut dikelola langsung oleh pemerintah dan menerapkan harga tiket terjangkau.
“Karena kalau Ragunan itu di bawah dinas, itu sama dengan Tahura. Tahura itu di bawah Dinas Kehutanan. Nah, kalau Bandung kan nggak punya Dinas Kehutanan. Dan ini harus berada dalam kerangka atau skema kerja sama pemanfaatan,” ungkapnya.
Setelah penunjukan Faunaland, Pemkot sedang mematangkan skema kerja sama. Farhan menyatakan masih menunggu konsep dan negosiasi sebelum dapat disahkan.
“Bandung Zoo setelah 2 hari penetapan, hari ini kita lagi menunggu selesainya konsep dan negosiasi PKS (perjanjian kerja sama). Kemudian mudah-mudahan sebelum pukul 23.59 saya sudah tanda tangan dan sudah menerima pembayaran pertama,” pungkasnya.
Dengan proses yang masih berlangsung, masyarakat diharapkan mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai tarif tiket dan kebijakan pengelolaan yang akan diterapkan oleh Faunaland.
Secara keseluruhan, perubahan pengelola ini menandai langkah baru bagi Bandung Zoo, namun tetap menuntut transparansi dan keadilan dalam penetapan harga tiket untuk melindungi kepentingan pengunjung.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
DPRD Jawa Barat Siap Diskusi Pansus SPMB 2026 evaluasi
Kabupaten Bandung Normalisasi Sungai untuk Hindari Banjir 2026
Sukabumi Raih WTP 12 Kali, Peningkat Tata Kelola Di Daerah
Kereta Whoosh di Bandung Terhenti Karena Layang‑Layang Putus
Bajrakitiyabha Mahidol, Thailand, Meninggal 12 Juni 2026
Bandung Buka Pendaftaran Siswa Baru, 17.843 Sudah Daftar
Berita Terbaru
Faunaland Jadi Pengelola Baru Bandung Zoo, Harga Tiket Sorotan
Danantara Setujui Dana Rp5 Triliun untuk Hilirisasi Ayam
DPRD Jawa Barat Siap Diskusi Pansus SPMB 2026 evaluasi
Bupati Lumajang Pakai Motor, Hentikan Mobil Dinas untuk Hemat
Diabetes dan Risiko Penyakit Gusi: Pentingnya Kontrol Gula
US Tegaskan Influencer Asing Tak Bisa Bekerja di Visa Turis
Bensin RON 92 Naik Rp4.000, Mobil Pertimbangkan Motor
Timnas Korea Selatan Kalahkan Republik Ceko 2-1 di Meksiko