Gempa Buol Rusak 75 Rumah, Satu Pasien Meninggal

Fandi R. · 2 min baca · 1 menit lalu · 1 dibaca
Bisik.id
Gempa Buol Rusak 75 Rumah, Satu Pasien Meninggal

Gambar atau konten salah?

Sebanyak 75 rumah warga di Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah, mengalami kerusakan setelah diguncang gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,4. Data ini tercatat dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat.

"Saat ini kami masih terus melakukan asesmen di lapangan. Ada 75 unit rumah warga yang sudah terdata (mengalami kerusakan)," kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Buol, Moh. Kachfi Mardjuni pada Senin, 13 Juli 2026.

Proses pendataan masih berlangsung. Tim reaksi cepat (TRC) terus bekerja di lapangan. Karena itu, jumlah rumah yang terdampak kemungkinan masih akan bertambah. "Masih dalam proses pendataan. Ada rumah rusak ringan hingga berat. Namun, belum terdata pasti," ujar Kachfi.

Data sementara dari BPBD menunjukkan mayoritas rumah mengalami kerusakan ringan. Namun, empat rumah sudah teridentifikasi mengalami kerusakan berat.

Gempa tidak hanya merusak rumah penduduk. Beberapa fasilitas umum juga ikut terdampak. Kerusakan terjadi di Kantor Mal Pelayanan Publik, sebagian ruang perawatan RSUD Buol, Kantor Inspektorat, dan Rumah Makan Daeng Sugi di kawasan Leok II.

"Saat ini situasi di Kabupaten Buol sudah kondusif," jelas Kachfi.

Gempa magnitudo 5,4 mengguncang Buol pada Minggu, 12 Juli 2026, sekitar pukul 20.46 Wita. Menurut analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pusat gempa berada di laut sekitar 37 kilometer timur laut Buol dengan kedalaman 10 kilometer.

Guncangan terasa hingga ke Kabupaten Tolitoli, Parigi Moutong, serta wilayah Marisa dan Tilamuta di Provinsi Gorontalo.

Gempa ini juga menimbulkan korban jiwa. Satu orang dilaporkan meninggal dunia. Diduga penyebabnya adalah serangan jantung. "Iya, yang meninggal pasien RSUD Buol karena panik, dan serangan jantung," ujar Kachfi pada Senin, 13 Juli 2026.

Peristiwa ini menunjukkan bahwa dampak gempa tidak selalu berupa kerusakan fisik semata. Kepanikan yang muncul saat bencana juga bisa berakibat fatal, terutama bagi mereka yang memiliki kondisi kesehatan tertentu. Pendataan kerusakan masih terus dilakukan, dan jumlah rumah yang rusak diperkirakan masih akan bertambah dalam beberapa hari ke depan.

gempa Buolkerusakan rumahmagnitudo 5,4BPBDfasilitas umum rusakkorban jiwaserangan jantung

Komentar

Memuat komentar...