Gerbang Tol Kalikangkung Padat, Arus Balik Puncak 24 Maret

Rini S. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 53 dibaca
Bisik.id
Gerbang Tol Kalikangkung Padat, Arus Balik Puncak 24 Maret

Gambar atau konten salah?

Gerbang Tol Kalikangkung di Semarang menunjukkan lalu lintas yang cukup padat, terutama kendaraan mudik menuju Jakarta. Arus balik mulai meningkat sejak siang hari, dan diperkirakan puncaknya akan terjadi pada 24 Maret 2026.

Kapospam Kalikangkung, AKP Dimas Arief Wicaksono, melaporkan bahwa kendaraan dari arah Semarang menuju Jakarta mendominasi. Ia berkata, "Untuk arus di Gerbang Tol Kalikangkung terpantau cukup ramai lancar. Dominasi kendaraan dari arah Semarang menuju Jakarta," ia sampaikan.

Menurut Dimas, volume arus balik berkisar antara 1.500–3.000 kendaraan per jam. Pada pukul 14.00–15.00 WIB, tercatat sekitar 2.700 kendaraan melintas. Sementara itu, arus dari Jakarta ke Semarang masih terpantau ramai.

Jumlah total kendaraan masuk Gerbang Tol Kalikangkung pada pukul 17.00 WIB mencapai 29.127 unit, sedangkan keluar mencapai 17.812 unit. Untuk arah Jakarta ke Semarang, arus masih berada di kisaran 1.000–2.000 kendaraan per jam, lebih sedikit dibandingkan arah Jakarta.

Data minggu sebelumnya, pada 22 Maret 2026, menunjukkan total kendaraan dari Semarang ke Jakarta mencapai 17.045 unit dan dari Jakarta ke Semarang mencapai 26.371 unit.

Untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan, petugas telah membuka sejumlah gardu tol. Sebanyak 11 gardu dibuka untuk arus menuju Jakarta, terdiri dari 7 gardu utama dan 4 gardu satelit. Untuk jalur mudik Jakarta menuju Semarang, 5 gardu utama ditambah 9 gardu satelit, menjadikan total 14 gardu.

Walaupun arus balik mulai meningkat, Dimas menegaskan kondisi masih terkendali. Ia menambahkan, "Masih bisa dikendalikan, masih kondusif. Kemungkinan puncak arus balik besok, tanggal 24 Maret," ia katakan.

Ia juga menyebutkan bahwa tingginya arus kendaraan dari Jakarta ke Semarang diduga merupakan mobilitas lokal masyarakat di wilayah aglomerasi, seperti Kendal dan sekitarnya, yang melakukan silaturahmi atau wisata selama libur Lebaran.

Untuk jalur satu arah, Dimas menegaskan, "Kalau one way kami masih menunggu petunjuk dari pimpinan, menunggu instruksi. Apabila situasi memungkinkan, kami tentu siap melaksanakan," ia menutup.

Secara keseluruhan, Gerbang Tol Kalikangkung tetap berfungsi sebagai jalur utama bagi arus mudik. Petugas menjaga situasi tetap terkendali, meski volume kendaraan tinggi. Puncak arus balik diperkirakan akan terjadi pada tanggal 24 Maret, menandai periode tinggi mobilitas di wilayah tersebut.

Gerbang Tol KalikangkungSemarangJakartaArus BalikKendaraan MudikPuncak 24 MaretGardu TolMobilitas Lebaran

Komentar

Memuat komentar...