Google Rilis Fitur Anti-Maling untuk Android 15

Putri N. · 3 min baca · Baru saja · 1 dibaca
Bisik.id
Google Rilis Fitur Anti-Maling untuk Android 15

Gambar atau konten salah?

Kehilangan ponsel pintar adalah sesuatu yang sangat tidak diinginkan. Bukan hanya karena harga perangkatnya, tetapi data pribadi, foto, dokumen penting, dan akses ke aplikasi perbankan yang tersimpan di dalamnya jauh lebih berharga untuk dilindungi.

Maraknya aksi penjambretan dan pencurian membuat perusahaan teknologi besar seperti Google, Apple, dan Samsung terus meningkatkan sistem keamanan ponsel. Salah satu inovasi terbaru adalah fitur anti-maling atau "Theft Protection". Fitur ini berbasis kecerdasan buatan dan bisa mengunci ponsel secara otomatis jika terdeteksi adanya upaya perampasan atau pencurian.

Untuk ponsel Android, Google baru saja merilis pembaruan keamanan yang cukup canggih. Fitur ini mengandalkan sensor gerakan dan pembelajaran mesin untuk mendeteksi situasi yang mencurigakan. Perlu diingat, fitur ini hanya tersedia untuk ponsel dengan sistem operasi Android 15 atau versi yang lebih baru.

Berikut cara mengaktifkannya di Android:

  1. Buka aplikasi Pengaturan di ponsel Anda.
  2. Gulir ke bawah dan temukan opsi Google.
  3. Pilih menu All Services (Semua Layanan).
  4. Cari dan ketuk opsi Theft Protection (Perlindungan Pencurian).
  5. Aktifkan fitur Theft Detection Lock. Fitur ini memanfaatkan AI untuk mengunci layar secara otomatis jika mendeteksi gerakan menyentak yang tidak wajar, seperti saat ponsel direbut dari tangan.
  6. Aktifkan juga opsi Offline Device Lock. Fitur ini akan mengunci layar jika koneksi internet terputus dalam waktu yang lama. Ini mencegah pencuri mengakses data meskipun mereka mencoba mematikan jaringan.
  7. Aktifkan Remote Lock dengan menggeser tombol ke posisi "On". Ini memungkinkan Anda mengunci ponsel dari jarak jauh menggunakan perangkat lain atau akun Google.
  8. Pastikan fitur Find My Device selalu dalam posisi aktif. Dengan fitur ini, Anda bisa melacak lokasi ponsel, membunyikan alarm, hingga menghapus data dari jarak jauh.

Untuk pengguna iPhone, Apple menyediakan lapisan keamanan berlapis melalui fitur Stolen Device Protection dan ekosistem Find My.

Cara mengaktifkan Perlindungan Perangkat Curian di iPhone:

  1. Buka menu Pengaturan di iPhone Anda.
  2. Jika iPhone Anda menggunakan Face ID, pilih Face ID & Kode Sandi. Untuk iPhone lawas, pilih Touch ID & Kode Sandi, lalu masukkan kode PIN.
  3. Gulir ke bawah dan temukan menu Perlindungan Perangkat Curian.
  4. Geser tombol ke kanan atau pilih aktifkan.
  5. Atur opsi Perlu Penundaan Keamanan (Security Delay). Anda bisa memilih "Jauh dari Lokasi Familier" atau "Selalu". Jika fitur ini aktif, pencuri yang mencoba mereset data biometrik akan mengalami penundaan sistem selama satu jam. Ini memberi Anda waktu untuk melacak ponsel.

Optimalkan juga fitur Find My iPhone untuk:

  • Mengetahui posisi iPhone secara real-time di peta selama perangkat aktif.
  • Memaksa iPhone mengeluarkan suara alarm keras dari jarak jauh, meskipun dalam mode senyap.
  • Menampilkan pesan khusus dan nomor kontak yang bisa dihubungi di layar terkunci.

Untuk pengguna Samsung Galaxy, terutama seri flagship yang sudah mendukung One UI 7 (seperti Galaxy S25, S24, S23, S22, Z Fold/Flip 6, dan Z Fold/Flip 5), Samsung menghadirkan fitur Theft Protection yang didukung sistem enkripsi Knox Matrix.

Cara mengaktifkannya di Samsung:

  1. Buka menu Settings (Pengaturan) di ponsel Samsung Galaxy Anda.
  2. Pilih menu Security & Privacy (Keamanan dan Privasi).
  3. Gulir ke bawah, lalu klik opsi More security settings (Pengaturan keamanan lainnya).
  4. Klik pada pilihan Theft Protection (Perlindungan dari Pencurian).
  5. Aktifkan seluruh fitur yang diminta, termasuk Identity Check, Theft Detection Lock, dan Offline Device Lock, dengan memilih atau menggeser tombol ke posisi "Turn On".

Jika ponsel Samsung Anda belum mendukung One UI 7, Anda masih bisa menyulitkan pencuri dengan trik ini:

  1. Masuk ke Pengaturan > pilih Lock Screen & AOD (Kunci Layar).
  2. Klik opsi Pengaturan Kunci Pengaman, lalu masukkan PIN/pola Anda.
  3. Aktifkan mode "Langsung kunci dengan tombol samping" dan "Kunci jaringan & keamanan".

Dengan cara ini, pencuri tidak akan bisa mematikan jaringan internet atau GPS tanpa memasukkan PIN Anda. Ponsel tetap bisa dilacak lewat aplikasi Samsung Find atau Find My Mobile.

Selain mengandalkan fitur di atas, ada beberapa kebiasaan aman yang perlu diterapkan di tempat umum. Jangan pernah menaruh ponsel di kantong belakang celana karena rawan dicopet. Simpan ponsel di bagian dalam tas, dan posisikan tas di depan dada saat berada di keramaian atau transportasi umum. Gunakan aksesori tambahan seperti phone strap atau tali gantungan ponsel yang melingkar di pergelangan tangan untuk mencegah perampasan.

Intinya, fitur anti-maling ini bukanlah solusi ajaib, tetapi merupakan lapisan pertahanan tambahan yang penting. Mengaktifkannya, bersama dengan kebiasaan yang hati-hati, secara signifikan mempersulit pencuri dan memberikan waktu bagi pemilik untuk melacak atau mengamankan data ponsel mereka. Pilihan untuk mengaktifkan semua lapisan keamanan yang tersedia, baik itu deteksi gerakan, kunci jarak jauh, atau penundaan keamanan, adalah langkah paling bijak.

kehilangan ponselfitur anti-malingperlindungan pencuriankeamanan ponselkunci otomatisdeteksi gerakankunci jarak jauh

Komentar

Memuat komentar...