Tiorita Surbakti Jadi Plt Bupati Langkat

Bambang W. · 2 min baca · 1 menit lalu · 1 dibaca
Bisik.id
Tiorita Surbakti Jadi Plt Bupati Langkat

Gambar atau konten salah?

Wakil Bupati Langkat, Tiorita Surbakti, resmi ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Langkat. Penunjukan ini dilakukan setelah bupati sebelumnya, Syah Afandin yang akrab disapa Ondim, terjaring operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, menyampaikan langsung penunjukan tersebut di Medan pada Senin, 06 Juli 2026. "Kemarin kita sudah berkoordinasi dengan Kemendagri, dengan Pak Mendagri langsung, diminta segera melaksanakan penunjukan Plt agar berjalannya roda pemerintahan di Kabupaten Langkat tetap normal. Oleh karena itu, tadi barusan ini kami sudah menyerahkan surat keputusannya untuk Bu wakil bupati menjadi pelaksana tugas bupati," ujar Bobby.

Bobby, yang juga politisi dari Partai Gerindra, menyayangkan kejadian yang menimpa Ondim. Menurutnya, masyarakatlah yang paling dirugikan dalam kasus korupsi semacam ini. "Ini sangat disayangkan ini kembali ya, Langkat menjadi penangkapan oleh KPK kepada bupati. Tentu yang pertama yang terkorbankan adalah masyarakat yang menjadi korban utama, karena uangnya yang digunakan ini uang untuk membangun daerah, untuk anak-anak sekolah. Jadi harapan kita ini tidak terjadi lagi," ucapnya.

Ia juga menyinggung soal sistem pemerintahan. Bobby menilai sistem yang baik saja tidak cukup. Harus ada niat baik dari individu yang menjalankannya. "Pertama, kita bilang sistemnya harus benar-benar baik. Kedua, kalau sistemnya sudah baik, ini kembali ke personalnya. Secanggih apa pun sistem, pastikan sistem ini yang menjalankan adalah person to person-nya. Kalau person to person-nya punya niat yang tidak baik, secanggih apa pun sistemnya, pasti ada, pasti ada sela-sela untuk, untuk menembusnya," ungkapnya.

Sebelumnya, KPK menetapkan Bupati Langkat Syah Afandin (SAF) atau Ondim sebagai tersangka kasus suap fee proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Langkat. Ia ditangkap dalam OTT pada Kamis, 02 Juli 2026. Bersama Ondim, KPK juga menangkap Yaqub Abdhal Al Mu'arif (YQB), yang merupakan tim sukses Ondim pada Pilkada 2024. Keduanya kini berstatus tersangka.

KPK menduga Ondim telah menerima uang sebesar Rp 800 juta dari Yaqub hingga April 2026. Pada Juni 2026, Ondim kembali meminta Rp 300 juta, namun Yaqub diduga hanya sanggup memberikan Rp 100 juta. Selain suap, Ondim juga diduga menerima gratifikasi. Jumlahnya mencapai Rp 3,5 miliar.

Kasus ini menjadi perhatian karena Langkat kembali kehilangan pemimpinnya akibat korupsi. Penunjukan Tiorita sebagai Plt Bupati diharapkan dapat menjaga kelangsungan pemerintahan dan pelayanan publik di daerah tersebut.

Plt Bupati LangkatTiorita SurbaktiOTT KPKSyah Afandinkorupsisuap proyekBobby Nasution

Komentar

Memuat komentar...