Haaland Konsumsi 6.000 Kalori per Hari, Dokter Ingatkan Risiko

Ningsih R. · 2 min baca · Baru saja · 1 dibaca
Bisik.id
Haaland Konsumsi 6.000 Kalori per Hari, Dokter Ingatkan Risiko

Gambar atau konten salah?

Erling Haaland, penyerang asal Norwegia, punya postur tubuh yang sulit dilewatkan. Tingginya 195 cm, beratnya 94 kg. Banyak yang menjulukinya 'viking' karena ukuran tubuhnya yang raksasa. Tapi bukan cuma latihan keras yang membuatnya seperti itu. Pola makannya juga tidak biasa.

Setiap hari, Haaland mengonsumsi sekitar 6.000 kalori. Angka itu hampir tiga kali lipat dari kebutuhan rata-rata orang dewasa. Menurut laporan dari Mens Health, sebenarnya atlet profesional memang butuh makan banyak. Tapi 6.000 kalori per hari sudah melewati batas normal manusia.

dr Igus Ulfa Yaze, SpGK, dokter spesialis gizi klinik, mengatakan bahwa orang dewasa pada umumnya hanya membutuhkan sekitar 2.000 kalori setiap hari. Jika ada surplus sebesar itu, dampaknya langsung ke berat badan.

"Ini kalau untuk 6.000 kalori, lumayan banyak ya. Karena sebenarnya kita makan 2.500 sampai 3.000 kalori aja itu banyak banget," kata dr Yaze dalam siaran langsung TikTok bersama detikHealth pada Kamis, 09 Juli 2026.

Yang menarik, diet ekstrem Haaland tidak diisi dengan makanan olahan. Pemain Timnas Norwegia ini lebih banyak mengonsumsi jantung sapi, hati sapi, steak, madu mentah, ikan kakap, asparagus, nasi goreng telur, dan susu mentah. Jeroan seperti jantung dan hati memang kaya nutrisi. Kandungan vitamin B dan folatnya tinggi. Ada juga mineral seperti zat besi, fosfor, dan magnesium. Jantung dan hati juga sumber protein yang baik.

Tapi dr Yaze mengingatkan, jeroan yang dimakan Haaland bisa meningkatkan kadar purin dan kolesterol. Orang biasa akan sangat sulit mengikuti pola makan ini jika tidak diimbangi dengan aktivitas fisik yang sama.

"Terus untuk hasil lab, bisa jadi mungkin purinnya akan jadi tinggi, kolesterol bisa tinggi. Terus gula darah juga bisa tinggi," katanya.

Haaland adalah atlet sepakbola profesional. Porsi latihan dan olahraganya berbeda dengan manusia biasa. Aktivitas fisik yang ekstrem itu membantunya mengontrol purin, kolesterol, dan gula darah. Lain cerita jika orang kebanyakan mencoba hal yang sama. Level aktivitas fisiknya tidak seekstrem Haaland. Jika asupan kalori tidak sebanding, kesehatan langsung terkena dampak.

"Dampaknya, yang pasti berat badan naik nih. Kalau misalnya dia enggak ada aktivitas fisik," kata dr Yaze.

Ia mewanti-wanti agar orang biasa tidak sembarangan meniru pola makan Haaland. Alih-alih mendapatkan tubuh sehat, risikonya justru sebaliknya.

"Pasti dalam waktu yang sangat cepat. Berat badan akan naik, bisa jadi obesitas tiba-tiba nih orangnya," katanya.

Pada dasarnya, diet Haaland dirancang khusus untuk menunjang performa seorang atlet elit. Bukan untuk orang yang duduk di kantor atau hanya berolahraga ringan. Tanpa latihan yang sebanding, kelebihan kalori dan kolesterol dari jeroan hanya akan menumpuk menjadi lemak. Bukan otot.

Erling Haalanddiet ekstrem6.000 kalorijeroankolesterolpurinaktivitas fisikobesitas

Komentar

Memuat komentar...