Harga Minyak Naik US$90,38 Setelah Konflik Selat Hormuz

Rizki W. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 86 dibaca
Bisik.id
Harga Minyak Naik US$90,38 Setelah Konflik Selat Hormuz

Gambar atau konten salah?

Di Selat Hormuz, dua negara besar—Amerika Serikat dan Iran—kembali terlibat aksi saling serang. Peristiwa ini memicu kenaikan harga minyak dunia.

Harga minyak mentah AS melonjak hampir 2 % menjadi US$ 90,38 per barel pada perdagangan awal Asia, 28 Mei 2026, setelah muncul laporan tentang pertikaian di selat tersebut. Sebelumnya, harga sempat turun 5 %.

Presiden AS, Donald Trump, menolak laporan televisi pemerintah Iran yang menyebut adanya rencana kesepakatan pemulihan pelayaran di Selat Hormuz antara Iran dan Oman. Trump menegaskan bahwa tidak ada satu negara pun yang akan mengendalikan jalur perairan tersebut. Ia bahkan mengancam akan menyerang Oman. “Tidak ada yang akan mengendalikan (selat itu),” kata Trump. “Itu perairan internasional dan Oman akan berperilaku seperti negara lain atau kita harus meledakkan mereka. Mereka mengerti itu, mereka akan baik‑baik saja,” sambungnya.

Beberapa jam setelah pernyataan Trump, seorang pejabat AS mengaku militer AS melakukan serangan baru menargetkan operasi drone Iran. Ia menyatakan militer AS menembak jatuh empat pesawat nirawak serang Iran dan menyerang stasiun kendali darat di kota pelabuhan Bandar Abbas yang hendak meluncurkan pesawat nirawak kelima. “Tindakan‑tindakan ini terukur, murni bersifat defensif, dan bertujuan mempertahankan gencatan senjata,” kata pejabat itu.

Iran memberikan versi berbeda. Kantor berita Tasnim melaporkan Angkatan Laut Garda Revolusi Iran menembak ke arah kapal tanker minyak AS yang mencoba melintasi selat tersebut hingga kapal itu berbalik arah. Iran juga menyebut serangan AS hanya mengenai area terbuka di sekitar Bandar Abbas tanpa menimbulkan korban jiwa maupun kerusakan.

Selat Hormuz, yang menghubungkan Laut Persia dengan Laut Merah, adalah jalur penting bagi perdagangan minyak dunia. Konflik di wilayah ini berpotensi menimbulkan ketidakpastian harga minyak global. Kenaikan harga pada 28 Mei 2026 mencerminkan ketegangan yang masih berlangsung antara kedua negara tersebut.

Selat HormuzAmerika SerikatIranHarga MinyakDonald TrumpBandar AbbasOmanDrone

Komentar

Memuat komentar...