Huawei Luncurkan Pura 90 Pro Max & Pura 90 Pro, Kamera 200 MP
Gambar atau konten salah?
Huawei memperkenalkan dua model flagship baru, Pura 90 Pro Max dan Pura 90 Pro, dalam satu acara peluncuran. Kedua ponsel ini menonjolkan kamera periskop 200 MP yang langsung menarik perhatian para penggemar teknologi.
Fokus utama Pura 90 Pro Max adalah modul telefoto periskop 200 MP. Modul ini menggunakan sensor berukuran 1/1.28 inci dengan aperture f/2.6. Modul setara 96 mm mendukung zoom optik 4x dan diklaim dapat menghasilkan detail tinggi bahkan dalam kondisi minim cahaya. Huawei menambahkan stabilisasi CIPA 7.0 (7‑stop) untuk menjaga ketajaman gambar saat zoom jauh atau pengambilan foto malam.
Selain itu, kamera utama 50 MP RYYB pada Pura 90 Pro Max memakai teknologi LOFIC (Lateral Overflow Integration Capacitor) yang memungkinkan sensor menangkap lebih banyak cahaya sekaligus mengontrol depth of field secara presisi. Aperture variabel 10‑stop (f/1.4‑f/4.0) menghasilkan foto dengan dynamic range lebih luas.
Di sisi lain, Pura 90 Pro menawarkan konfigurasi kamera yang sedikit lebih sederhana namun tetap kompetitif. Kamera utamanya juga 50 MP RYYB dengan aperture variabel, diikuti oleh telefoto 50 MP dengan zoom optik 4x dan kamera ultrawide 12.5 MP.
Untuk performa, kedua ponsel menggunakan chipset terbaru Kirin 9030S. Chip ini diklaim meningkatkan kemampuan NPU hingga 200 % untuk pemrosesan AI, khususnya dalam fotografi dan pengolahan gambar. Dukungan AI ISP terbaru memungkinkan hasil foto lebih natural dan proses editing lebih cepat langsung dari perangkat.
Daya tahan baterai juga menjadi fokus. Kedua model dilengkapi baterai 6.000 mAh, dengan pengisian cepat 100 W wired dan 80 W wireless. Pengguna tidak perlu menunggu lama untuk kembali menggunakan perangkat.
Display pada Pura 90 Pro menggunakan panel LTPO OLED 6,6 inci, sementara Pura 90 Pro Max menampilkan layar 6,9 inci. Keduanya mendukung refresh rate adaptif 1‑120 Hz, resolusi FHD+, dan dilindungi Kunlun Glass generasi kedua yang diklaim lebih tahan gores dan benturan.
Software di kedua ponsel berbasis HarmonyOS 6.1. Versi ini sudah dilengkapi fitur AI agentic, AI image editing, serta kemampuan object removal yang semakin canggih. Fitur-fitur ini memperkuat posisi Huawei dalam menghadirkan pengalaman fotografi berbasis AI.
Desain mengikuti pendekatan retro‑modern dengan pilihan warna gradient yang mengingatkan pada seri P30. Warna-warna cerah seperti Pink Guava hingga Sunset Purple membuat perangkat ini tampil mencuri perhatian di kelas flagship.
Fitur tambahan meliputi kamera depan 13 MP, sensor sidik jari di samping, serta sertifikasi IP68/IP69 yang menjadikan perangkat tahan air dan debu.
Harga mulai CNY 5.499 atau sekitar Rp 12,3 juta untuk varian 12/256 GB pada Pura 90 Pro, sementara Pura 90 Pro Max dijual mulai CNY 6.499 atau sekitar Rp 14,6 juta. Penjualan perdana dijadwalkan berlangsung di China pada 29 April 2026. Huawei belum mengumumkan ketersediaan global, termasuk di Indonesia, namun minat pasar terhadap lini Pura membuat kehadiran perangkat ini di Tanah Air cukup dinantikan.
Dengan kombinasi kamera 200 MP periskop, desain premium, dan peningkatan AI yang agresif, Pura 90 Series berpotensi menjadi salah satu smartphone flagship paling menarik di tahun 2026. Perangkat ini menampilkan keseimbangan antara teknologi fotografi tinggi, performa AI, dan daya tahan baterai yang kuat, menjadikannya pilihan yang patut dipertimbangkan bagi para pengguna yang mengutamakan kualitas gambar dan pengalaman penggunaan sehari‑hari.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Lenovo Idea Tab Resmi di Indonesia, Harga Mulai Rp4,3 Juta
Lenovo Luncurkan Idea Tab Pro Gen 2 di RI
Honor Gelar Promo Back to School, Diskon hingga Rp200 Ribu
Lenovo Luncurkan IdeaTab Pro Gen 2, Tablet 3.5K 144Hz
Laptop Dua Layar Makin Diminati, Ini Pilihannya
Infinix AI Glasses: Terjemahkan 169 Bahasa, Cuma Rp 2 Juta
Berita Terbaru
Wisata Pesisir Serang Aman, Hoaks Erupsi Diluruskan
Ronaldo Butuh Waktu untuk Pensiun dari Timnas
Acosta Siap Belajar dari Marquez di Ducati 2027
Couchbase Luncurkan Infrastruktur Data untuk Agen AI Enterprise
NTT: Wajib Pajak Lunak, Baru Bisa Beli BBM Subsidi
Keluarga Surabaya Ngotot Tak Mau Pindah, Tagih Rp60 Juta
81 BPR dan BPRS Disetujui Merger Jadi 24 Bank
