Ibu Berbagi Camilan di Kereta, Kirim Surat Sopan Penumpang

Wulan M. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 47 dibaca
Bisik.id
Ibu Berbagi Camilan di Kereta, Kirim Surat Sopan Penumpang

Gambar atau konten salah?

Di tengah keramaian kereta yang penuh penumpang, seorang ibu muda menampilkan aksi yang tak biasa. Ia membawa bayi berusia 15 bulan dan memutuskan untuk berbagi camilan kepada orang-orang di sekitarnya. Aksi ini muncul di akun Instagram @tante.rempong.offficial pada 20 Maret 2024.

Video yang diunggah menampilkan ibu tersebut membuka paket snack yang berisi dua kemasan biskuit. Namun, yang paling menarik perhatian adalah selembar surat kecil yang diselipkan di dalam paket. Surat itu ditulis seolah-olah berasal dari sang bayi bernama Galvin.

Isi suratnya mengungkapkan rasa syukur dan permintaan maaf: “Hallo, Assalamualaikum. Aku Galvin, umurku 15 bulan. Hari ini pertama kalinya aku pulang ke kampung halaman ibuku di Solo, Jawa Tengah,” tulisnya. Ia juga menambahkan bahwa bayi tersebut mungkin akan rewel, tantrum, dan sedikit berisik selama perjalanan. “Nantinya aku mungkin akan rewel, tantrum dan sedikit berisik. Ibu dan ayahku akan berusaha menenangkan aku, tapi kalau agak lama, mohon maafkan aku, ibu dan ayahku,” lanjutnya.

Selain permintaan maaf, surat tersebut juga mengajak penumpang lain menikmati camilan. “Ada sedikit camilan, semoga kamu senang. Selamat menikmati perjalananmu, selamat sampai tujuan. Mohon maaf lahir dan batin,” tulisnya. Aksi sederhana ini langsung menuai pujian dari netizen. Banyak yang memuji sikap sopan dan empati, terutama di momen mudik Lebaran yang identik dengan perjalanan panjang dan padat.

Netizen menganggap tindakan ini sebagai contoh bagaimana menghargai kenyamanan orang lain di ruang publik. Di tengah kereta yang penuh, sentuhan kecil seperti ini terasa hangat dan berkesan. Beberapa komentar menyoroti pentingnya komunikasi dan pengertian ketika bepergian bersama bayi.

Tak hanya di kereta, aksi serupa pernah terjadi di pesawat. Seorang ibu asal Korea Selatan membagikan sekitar 200 paket berisi permen dan penutup telinga kepada penumpang. Ia juga menyelipkan surat dari sudut pandang sang bayi yang menyentuh hati. Aksi tersebut juga dipuji karena menunjukkan rasa hormat terhadap penumpang lain.

Keseluruhan cerita ini menegaskan bahwa sikap sederhana, seperti berbagi camilan dan mengirim surat permintaan maaf, dapat menciptakan suasana yang lebih baik bagi semua orang. Di dunia yang serba cepat, tindakan seperti ini tetap relevan sebagai contoh kecil empati dan sopan santun dalam perjalanan sehari‑hari.

Bayi 15 BulanBerbagi CamilanSurat dari BayiKeretaNetizen PujianMudik LebaranEmpati

Komentar

Memuat komentar...