Imam Turmudi Blitar, Meninggal di Makkah, 59 Tahun, Jantung

Kartika D. · 1 min baca · Baru saja · 1 dibaca
Bisik.id
Imam Turmudi Blitar, Meninggal di Makkah, 59 Tahun, Jantung

Gambar atau konten salah?

Imam Turmudi, seorang jemaah haji berusia 59 tahun dari Desa Banggle, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar, meninggal dunia di Makkah pada 16 Juni 2026. Ia sempat dirawat selama 10 hari di Rumah Sakit Ibnu Sina, Jeddah, karena penyakit jantung.

Konfirmasi kematian ini disampaikan oleh Plt Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Blitar, Purnomo. Ia mengatakan, “Benar, telah meninggal dunia jemaah haji dari Kabupaten Blitar, atas nama Imam Turmudi warga Bangle Kecamatan Kanigoro. jemaah kloter 107,” ketika dikonfirmasi pada Kamis (18 Juni 2026).

Purnomo menambahkan bahwa Imam Turmudi dinyatakan meninggal pada Selasa (16 Juni 2026) waktu setempat. Sebelum meninggal, ia telah dirawat 10 hari di Rumah Sakit Ibnu Sina, Jeddah. Purnomo juga menyatakan, “Yang bersangkutan menderita sakit jantung. Sempat dirawat 10 hari di Rumah Sakit Ibnu Sina, Jeddah sebelum dinyatakan meninggal.”

Hingga saat ini, jumlah jemaah haji asal Kabupaten Blitar yang meninggal dan dimakamkan di Makkah mencapai empat orang. Semua jenazah disalurkan ke tempat pemakaman di Makkah sesuai prosedur.

Untuk jemaah haji yang masih dalam perjalanan, jadwal pulang ke tanah air telah ditetapkan. Kloter 106 akan tiba di Surabaya pada 28 Juni 2026, sementara kloter 107, 108, dan 109 dijadwalkan kembali pada 29 Juni 2026. Purnomo memohon doa agar seluruh jemaah asal Blitar dapat pulang dengan lancar.

Peristiwa ini menegaskan pentingnya perawatan kesehatan bagi jemaah haji, terutama bagi mereka yang memiliki riwayat penyakit jantung. Kematian Imam Turmudi menjadi pengingat akan risiko kesehatan yang harus diwaspadai sebelum melakukan ibadah haji.

Imam TurmudiJemaah Haji BlitarMakkahPenyakit JantungRumah Sakit Ibnu SinaKloter 107Perawatan Kesehatan

Komentar

Memuat komentar...