11 Kepala Desa Jombang Kunjungi IKN, Biaya dari Kas Paguyuban
Gambar atau konten salah?
11 kepala desa dari Kecamatan Bandar Kedungmulyo di Jombang, menaruh rasa penasaran yang mendalam terhadap IKN di Kalimantan Timur. Mereka memutuskan untuk menabung uang selama setahun demi dapat melihat langsung ibu kota baru Indonesia.
Keputusan itu muncul dari percakapan santai di antara para kepala desa saat membahas rencana wisata tahunan paguyuban. Semua opsi diusulkan, namun akhirnya IKN dipilih karena mereka ingin menyaksikan perkembangan kota yang selama ini hanya terlihat lewat media.
Di antara rombongan, Kepala Desa Banjarsari Basyaruddin Saleh menjadi salah satu yang paling menonjol. Ia mengungkapkan bahwa rencana ini mulai muncul pada Mei 2026. “Jadi, waktu itu awalnya spontan mau wisata ke mana, lalu kami satu pemikiran ingin ke IKN karena ingin membuktikan keindahan IKN,” jelasnya kepada wartawan pada 17 Juni 2026.
Selama proses persiapan, para kepala desa mengurus izin cuti dari pemerintah daerah agar tugas pelayanan tetap berjalan. Setelah izin disetujui, rombongan berangkat pada Selasa, 9 Juni 2026 dan menghabiskan dua malam di kawasan IKN.
Perjalanan ini tidak menggunakan anggaran desa atau dana pemerintah. Semua biaya berasal dari kas paguyuban yang dikumpulkan secara rutin. Setiap pertemuan mingguan pada hari Rabu, para kepala desa menyetor iuran sebesar Rp 200 ribu. Selama setahun, dana ini menjadi modal utama keberangkatan.
“Seluruhnya pakai uang kas paguyuban, sisanya ditambah uang pribadi,” ujar Basyaruddin. Ia menambahkan bahwa total pengeluaran mencapai Rp 100 juta. “Seluruhnya kemarin kurang lebih habis Rp 100 juta,” tambahnya pada 17 Juni 2026.
Awalnya, para kepala desa sempat mempertimbangkan destinasi wisata luar negeri, khususnya Thailand. Namun rasa penasaran terhadap ibu kota baru Indonesia mengalahkan rencana tersebut. “Awalnya malah maunya ke Thailand. Cuma tiba-tiba spontan penasaran dengan IKN. Masa jadi kades mau selesai belum tahu ibu kota yang baru,” jelas Basyaruddin.
Setibanya di Kalimantan Timur, para kepala desa langsung terkesan dengan infrastruktur yang terlihat. Dari bandara hingga jalan menuju kawasan inti pemerintahan, semuanya tampak modern dan rapi. “Kalau dari pandangan mata saya sangat kagum melihat arsiteknya. Yang asalnya hutan terus menjadi kota seperti ini,” ungkapnya.
Selama dua hari, rombongan mengunjungi berbagai titik penting: Titik Nol Nusantara, Plaza Seremoni, Plaza Bhinneka Tunggal Ika, Masjid Negara, hingga halaman Istana Presiden. Dari semua tempat tersebut, Titik Nol Nusantara pada waktu senja menjadi yang paling membekas. “Saya datang langsung melihat ke Istana Presiden. Semua tempat kami datangi, paling bagus menurut saya di titik nol,” ungkap Basyaruddin. Ia menambahkan, “Semua tempat kami datangi, paling bagus menurut saya di titik nol pas waktu senja. Mulai dari lampu hingga panorama alamnya,” komentarnya.
Para kepala desa menyebut senja di Titik Nol sebagai pemandangan terbaik selama kunjungan. Mereka mengagumi perpaduan panorama alam dan pencahayaan kawasan yang dinilai sangat indah. “Semua tempat kami datangi, paling bagus menurut saya di titik nol pas waktu senja. Mulai dari lampu hingga panorama alamnya,” ucap Basyaruddin lagi.
Perjalanan ini juga menegaskan bahwa IKN masih dalam tahap pembangunan, namun sudah menampilkan konsep modern dan rapi. Para kepala desa merasa bangga dapat menyaksikan transformasi hutan menjadi kota. Mereka menegaskan bahwa tidak ada motif lain selain rasa penasaran dan keinginan untuk mengetahui lebih dalam tentang ibu kota baru Indonesia.
Kesimpulan, rombongan 11 kepala desa Jombang berhasil mengunjungi IKN berkat dana kas paguyuban dan kesungguhan mereka. Pengalaman ini memberi mereka gambaran nyata tentang kemajuan dan arsitektur kota baru, sekaligus menegaskan pentingnya kolaborasi komunitas dalam merencanakan perjalanan edukatif.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Foto Wanita Viral di Watuagung: Klarifikasi Ronda Malam
Kepala Desa Jombang Kunjungi IKN, Rasakan Ibu Kota Baru
Arema FC Perkuat Tim, Rapatkan Hansamu dan Tito 2026/2027
Koordinasi Banom NU dan Polri Siap Awasi Munas‑Konbes 2026
Kepala Desa Jombang Berkunjung ke IKN, Berburu Keindahan
Janda Paksa Ronda di Desa Watuagung, Kepala Desa Klarifikasi
Berita Terbaru
3 Resep Nasi Goreng Praktis, Variasi Rasa, Mudah Dibuat
Kolombia Menang 1-0 atas Uzbekistan di Piala Dunia 2026
Kopi dan Kayu Manis: Kombinasi Potensial Manfaat Jantung
Kawasaki Resmikan Ninja 300 Kembali di AS 2026 dengan ABS
England Pimpin Grup L, Menang 4-2 atas Kroasia, Ghana 1-0
Portugal 1-1 Kongo di Houston, Ronaldo Tak Mencetak Gol
Threads Capai 500 Juta Pengguna, Tantang X di Pasar Sosial
Ririn Dwi Nurtyani Masuk UGM 2025 Tanpa Biaya Kuliah
