Arema FC Pertahankan Tiga Pemain Asing untuk 2026/2027
Gambar atau konten salah?
Arema FC sedang menyiapkan kerangka utama skuadnya untuk musim Super League 2026/2027. Tiga pemain asing yang menjadi andalan di musim lalu, yakni Julian Guevara, Betinho, dan Matheus Blade, dipastikan akan tetap berseragam Singo Edan.
Keputusan ini didorong oleh peran penting mereka selama musim 2025/2026. Mereka menempati posisi di lini tengah hingga pertahanan, memberi kontribusi signifikan bagi perjalanan tim. General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, menegaskan bahwa keputusan mempertahankan ketiga pemain tersebut didasarkan pada evaluasi performa mereka selama satu musim terakhir.
“Ketiganya memberikan kontribusi yang sangat baik untuk tim musim lalu. Mereka sudah memahami karakter Arema FC, memahami kompetisi di Indonesia, dan menjadi bagian penting dalam permainan yang dibangun pelatih,” ujar Yusrinal kepada wartawan, 18 Juni 2026.
Menurut Yusrinal, keberadaan pemain yang sudah memiliki chemistry dengan tim menjadi pertimbangan utama dalam menyusun skuad menghadapi musim baru. “Kami ingin menjaga fondasi yang sudah terbentuk. Julian, Betinho, dan Matheus menunjukkan konsistensi, profesionalisme, serta komitmen yang baik selama membela Arema FC. Itu menjadi alasan mengapa mereka dipertahankan,” tambahnya.
Selain kualitas individu, ketiga pemain tersebut juga memiliki nilai lebih berupa fleksibilitas bermain di beberapa posisi. Julian, Betinho dan Matheus Blade yang berposisi asli sebagai gelandang sering dipercaya mengisi lini pertahanan ketika Arema FC mengalami krisis pemain belakang akibat cedera maupun akumulasi kartu.
Julian Guevara dikenal sebagai gelandang dengan kemampuan distribusi bola dan penguasaan permainan yang baik. Betinho tampil sebagai gelandang pekerja keras yang kuat dalam duel serta transisi bertahan. Sedangkan Matheus Blade menjadi salah satu pemain paling konsisten di lini tengah, di jantung permainan tim.
“Kami percaya mereka masih bisa memberikan yang terbaik untuk Arema FC. Mereka bukan hanya punya kualitas, tetapi juga fleksibilitas yang sangat membantu tim dalam berbagai situasi,” ucap Yusrinal.
Dengan kerangka tim yang mulai terbentuk lebih awal, Yusrinal berharap persiapan menghadapi Super League 2026/2027 bisa berjalan lebih maksimal. Dipertahankannya ketiga pemain asing tersebut menjadi sinyal bahwa Arema FC tidak akan melakukan perubahan besar pada kerangka utama tim.
Manajemen memilih mempertahankan pemain-pemain yang telah terbukti memberikan kontribusi positif, sembari melengkapi kebutuhan skuad di beberapa sektor lainnya. Dengan kepastian bertahannya tiga pemain asing tersebut, Arema FC kini telah mengamankan sejumlah pilar penting yang akan kembali menjadi andalan Singo Edan dalam mengarungi Super League 2026/2027.
Perkiraan bahwa ketiga pemain ini akan terus berperan penting menandai strategi Arema FC untuk menjaga stabilitas tim. Fokus pada konsistensi dan fleksibilitas menjadi kunci dalam persiapan menghadapi kompetisi yang semakin kompetitif. Dengan fondasi yang kuat, klub berharap dapat menampilkan performa yang solid di musim mendatang.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
