Indonesia-India Jajaki Teknologi Rare Earth

Bambang W. · 1 min baca · Baru saja · 1 dibaca
Bisik.id
Indonesia-India Jajaki Teknologi Rare Earth

Gambar atau konten salah?

Kepala Badan Industri Mineral (BIM) Brian Yuliarto mengungkapkan detail kerja sama antara BUMN baru bentukan BPI Danantara, PT Perusahaan Mineral Nasional (Perminas), dengan perusahaan asal India, Midwest Limited. Kesepakatan ini ditandatangani dalam pertemuan bilateral antara Perdana Menteri India Narendra Modi dan Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta Pusat.

Menurut Brian, BIM dan Perminas saat ini tengah menjajaki teknologi terkait hilirisasi pemisahan dan pemurnian rare earth atau mineral tanah jarang. Tim dari Perminas dan BIM sudah beberapa kali berkunjung ke India untuk melakukan pembicaraan. "India memiliki teknologi-teknologi untuk pemurnian rare earth," kata Brian di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, pada Selasa, 07 Juli 2026.

Midwest juga menawarkan teknologi untuk pembangunan industri magnet. Perminas dan BIM akan menjajaki semua potensi kerja sama, termasuk kemungkinan membangun pabrik magnet. "Nah, ini kita sedang jajaki seperti apa, sehingga kita berharap kita juga bisa membangun industri magnet maupun pemurnian rare earth bekerja sama dengan India," jelas Brian.

Ia menegaskan kembali bahwa setelah kerja sama diteken dengan Midwest, pihaknya bersama Perminas akan menggali lebih dalam potensi kerja sama yang bisa dilakukan. Salah satu yang dibahas adalah pembangunan pabrik magnet. "Kita tentu akan membangun pabrik industri di Indonesia. Cuma kerja samanya seperti apa, itu yang sedang kita bicarakan," ujar Brian.

Kerja sama ini menjadi langkah awal bagi Indonesia untuk menguasai teknologi pemurnian mineral tanah jarang yang selama ini dikuasai negara lain. Dengan menggandeng India, Indonesia berharap bisa mempercepat proses hilirisasi dan membangun industri magnet dalam negeri.

kerja sama Indonesia-Indiahilirisasi rare earthmineral tanah jarangteknologi pemurnianpabrik magnetPerminasMidwest Limited

Komentar

Memuat komentar...