Indonesia-Mesir Sepakati Dana Investasi Bersama
Gambar atau konten salah?
Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan kenegaraan Presiden Mesir, Abdel Fattah El-Sisi, di Istana Merdeka, Jakarta Pusat. Pertemuan ini menghasilkan sejumlah kesepakatan baru antara kedua negara.
Kedua pemimpin sepakat memperkuat kerja sama di berbagai sektor. Fokus utamanya adalah bidang ekonomi, khususnya perdagangan dan investasi. Prabowo secara khusus menyambut baik rencana pembentukan lembaga dana investasi bersama, atau Joint Investment Fund. Lembaga ini akan dibentuk oleh badan investasi dari kedua negara. Dari sisi Indonesia, lembaga yang terlibat adalah Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara, atau yang lebih dikenal dengan Danantara.
Dana dari lembaga investasi patungan ini nantinya akan digunakan untuk menyuntik proyek-proyek strategis yang dikembangkan Indonesia dan Mesir. "Saya juga menyambut baik inisiatif pembentukan Joint Investment Fund oleh lembaga investasi kedua negara kita untuk mendorong investasi pada proyek-proyek strategis," kata Prabowo dalam pernyataan pers bersama dengan El-Sisi pada Minggu, 11 Oktober 2026.
Selain investasi, kedua negara juga mendorong pembentukan perjanjian dagang baru. Perjanjian itu bernama Economic Partnership Agreement antara Indonesia dan Mesir. Tujuannya membuka peluang yang lebih luas untuk akses pasar dan melibatkan lebih banyak pelaku usaha dari kedua negara.
Bidang kelautan dan perikanan juga masuk dalam daftar kerja sama yang diperkuat. Kesepakatannya berorientasi pada pembangunan berkelanjutan, konservasi sumber daya laut, pembatasan praktik perikanan ilegal, serta pertukaran pengetahuan dan keahlian antara para ahli dari kedua negara.
Prabowo juga mengingatkan bahwa ini bukan pertama kalinya kedua pemimpin membahas penguatan hubungan. "Dalam kunjungan saya ke Mesir pada bulan April 2025, kami telah sepakat untuk meningkatkan hubungan kedua negara, Indonesia dan Mesir ke tingkat kemitraan strategis," ujarnya.
Kunjungan Presiden El-Sisi ke Jakarta ini merupakan tindak lanjut dari kesepakatan yang sudah diteken sebelumnya. Fokusnya kini bergerak ke implementasi nyata, terutama di bidang investasi dan perdagangan yang selama ini menjadi tulang punggung hubungan bilateral kedua negara.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Harga Minyak Dunia Melonjak 4% Akibat Konflik dan Badai
Target PLTS 100 GWp Terkendala Jaringan dan Pendanaan
Minyak Dunia Tembus US$ 105, Berdampak ke APBN
AS Cabut Sementara Sanksi BBM Rusia, Harga Solar Langsung Turun
Pertamina Ajak Anak Pesisir Belajar Alam dan Ekonomi
OSCT Indonesia Kerahkan 200 Personel dan 40.000 Meter Oil Boom untuk Marpolex 2026
Berita Terbaru
Harga Minyak Dunia Melonjak 4% Akibat Konflik dan Badai
Target PLTS 100 GWp Terkendala Jaringan dan Pendanaan
Minyak Dunia Tembus US$ 105, Berdampak ke APBN
AS Cabut Sementara Sanksi BBM Rusia, Harga Solar Langsung Turun
Pertamina Ajak Anak Pesisir Belajar Alam dan Ekonomi
OSCT Indonesia Kerahkan 200 Personel dan 40.000 Meter Oil Boom untuk Marpolex 2026
Trump Minta Zelenskiy Mundur, Sebut Ganggu Pasokan Diesel
Kerajinan Lombok Resmi Jadi Cinderamata MotoGP 2026
Pertamina EP Rantau Bor 5 Sumur Baru Usai Banjir
Danantara Siapkan Rp17 Triliun untuk Redam Krisis Pasar Saham
