Indonesia Raih 1 Emas, 2 Perak di Asian Beach Games 2026
Gambar atau konten salah?
Asian Beach Games Sanya 2026 telah selesai, Indonesia menempati peringkat ke-11 di papan klasemen. Tim Merah Putih menorehkan 1 medali emas dan 2 perak dari 22 atlet yang berkompetisi di tiga cabang: voli pantai, panjat tebing, dan basket 3x3. Hasil ini diharapkan menjadi pijakan awal bagi persiapan ke Asian Games Aichi-Nagoya 2026 yang akan digelar pada 19 September 2026 hingga 4 Oktober 2026.
China memimpin klasemen dengan 24 emas, 17 perak, dan 13 perunggu. Thailand berada di posisi kedua dengan 10 emas, 9 perak, dan 8 perunggu, diikuti Iran pada urutan ketiga dengan 9 emas dan 1 perak.
Krisna Bayu, Chef de Mission, mengucapkan terima kasih kepada seluruh atlet, pelatih, dan ofisial. Ia menyatakan, “Pertama-tama, saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh atlet, pelatih, dan ofisial yang telah berjuang membawa nama Indonesia di Asian Beach Games Sanya 2026. Setiap pertandingan yang dijalani menjadi bagian penting dari proses peningkatan kualitas dan mental bertanding atlet kita.”
Bayu menegaskan bahwa hasil ini menjadi fondasi penting menatap agenda besar selanjutnya. Ia berkata, “Kami melihat hasil ini sebagai batu pijakan. Dalam waktu dekat, kita akan menghadapi ajang yang lebih besar, yaitu Asian Games Aichi-Nagoya 2026 pada 19 September 2026 hingga 4 Oktober 2026. Oleh karena itu, evaluasi dan persiapan akan terus dimatangkan agar Indonesia dapat tampil lebih optimal.”
Ia juga menekankan, “Yang terpenting adalah bagaimana kita menjaga konsistensi pembinaan dan memperkuat sistem. Medali adalah hasil, tetapi proses dan kesiapan menuju panggung yang lebih besar seperti Asian Games harus menjadi fokus utama kita bersama.”
Sementara itu, Desak Made Rita Kusuma Dewi, atlet penyumbang emas, menyatakan, “Untuk sebelum menjelang ke Asian Games kami mengikuti beberapa seri World Cup. Ya saya memaksimalkan di World Cup nanti agar sukses di Asian Games.”
Tim Indonesia di Asian Beach Games Sanya 2026 merupakan kombinasi atlet berpengalaman dan talenta muda, mencerminkan strategi pembinaan berkelanjutan untuk memperluas kedalaman skuad nasional. Keberhasilan ini tidak diukur hanya dari jumlah medali, melainkan dari progres dan kesiapan menuju tantangan berikutnya.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Bagnaia Jalani Operasi Lengan saat Libur MotoGP
BKB Rekrut Eks UFC, Incar Ekspansi ke Indonesia
Marc Marquez Yakin Motor 850cc Bisa Lebih Cepat di Sachsenring
Atlet Asian Games 2026 Tinggal di Kapal Pesiar
Veda Ega: Honda Unggul di Tikungan Cepat
Mario Aji dan Veda Ega Siap Balapan di MotoGP Mandalika
