Indonesia Tambah Impor Minyak Nigeria, Angola, Rusia

Ningsih R. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 124 dibaca
Bisik.id
Indonesia Tambah Impor Minyak Nigeria, Angola, Rusia

Gambar atau konten salah?

Indonesia kini menambah sumber minyaknya, tidak hanya dari Rusia dan Amerika Serikat tetapi juga dari negara Afrika seperti Nigeria dan Angola. Langkah ini diambil untuk menjaga pasokan dalam negeri setelah Selat Hormuz ditutup.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Laode Sulaeman, menjelaskan bahwa pemesanan minyak dari Afrika merupakan bagian dari strategi diversifikasi. Ia bertemu di kantor kementerian pada 13 Mei 2026 dan menegaskan:

"Kita dari Nigeria, negara-negara Afrika seperti itu. Jadi sumber-sumber lain non-Selat Hormuz," ujarnya.

Laode menambahkan bahwa impor dari Nigeria sudah berjalan. Ia tidak mengungkapkan volume, namun menyatakan bahwa transaksi tersebut telah terealisasi. Ia berkata:

"Sudah ada terealisasi. Dari Nigeria ya sudah jalan. Sudah ada, makanya saya bilang saya enggak bicara volume ya,".

Untuk Angola, volume juga tidak diungkapkan karena dianggap tidak terlalu besar. Namun, Laode menegaskan bahwa impor tersebut membantu memenuhi kebutuhan domestik. Ia menambahkan:

"Yang lain sementara itu sih yang saya tahu ya saat ini karena angkanya besar-besar. Kalau yang lain-lain kecil-kecil pasti di negara-negara lain ada juga, kan di Angola kayak gitu ada juga di negara-negara Afrika,".

Di sisi lain, Indonesia telah mengamankan 150 juta barel minyak dari Rusia. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia, menyatakan bahwa pengiriman dari Rusia diharapkan segera terlaksana setelah kontrak ditandatangani. Ia mengungkapkan pada 11 Mei 2026:

"Secara deal sudah. Kontrak sudah. Sekarang bicara tentang teknik pengirimannya dan mungkin satu dua minggu ini sudah bisa, ya,".

Menurut Bahlil, pembahasan mengenai skema pengiriman akan selesai dalam satu atau dua minggu, sehingga minyak dari Rusia akan segera tiba di pelabuhan Indonesia.

Dengan menambah pasokan dari Afrika dan menegakkan kontrak dengan Rusia, Indonesia berusaha menjaga kestabilan pasokan minyak dalam negeri. Langkah ini menegaskan komitmen negara untuk meminimalkan ketergantungan pada jalur Selat Hormuz dan memperkuat cadangan energi nasional.

minyakAfrikaNigeriaAngolaSelat HormuzRusiadiversifikasikestabilan pasokan

Komentar

Memuat komentar...