Indosat Luncurkan AI di Jaringan Seluler

Bayu K. · 2 min baca · 3 bulan lalu · 107 dibaca
Bisik.id
Indosat Luncurkan AI di Jaringan Seluler

Gambar atau konten salah?

Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) memperkenalkan solusi jaringan baru yang mengintegrasikan kecerdasan buatan. Teknologi ini disebut Artificial Intelligence Radio Access Network (AI-RAN).

AI-RAN membawa kemampuan kecerdasan buatan langsung ke dalam jaringan radio seluler. Tujuannya agar jaringan bisa mempelajari pola penggunaan, beradaptasi otomatis, dan mengoptimalkan kinerja secara langsung.

VP Head of Tech Strategic & Partnership Management IOH, Irwan Radius, menjelaskan di Surabaya pada (20/06/2024) bahwa aplikasi AI dijalankan pada stasiun pemancar (BTS) yang sudah dioptimalkan. Ia mencontohkan perangkat seperti smart glass yang mengirim video ke BTS. Jika sebelumnya fokus pada kecepatan unduh (download), kini kecepatan unggah (upload) dan latensi rendah juga harus baik. Teknologi AI-RAN mampu memberikan kapabilitas tersebut.

Pemanfaatan AI-RAN memungkinkan jaringan mengatur lalu lintas data lebih cerdas, meningkatkan kualitas sinyal, dan menghemat energi. Pengguna diharapkan merasakan koneksi yang lebih stabil dan handal di berbagai lokasi.

Pengembangan AI-RAN ini merupakan hasil kolaborasi yang didukung oleh teknologi komputasi AI dari NVIDIA dan teknologi 5G dari Nokia. Kolaborasi ini menjadi dasar untuk membangun infrastruktur digital yang lebih cerdas dan berkelanjutan.

Dalam penerapannya, AI-RAN menggunakan tiga pendekatan utama:

  • AI-and-RAN: Menggunakan infrastruktur yang sama untuk menjalankan fungsi jaringan radio dan komputasi AI secara bersamaan.
  • AI-on-RAN: Memungkinkan aplikasi AI berjalan langsung pada jaringan akses radio.
  • AI-for-RAN: Memanfaatkan AI untuk meningkatkan kinerja jaringan, mengoptimalkan sumber daya, serta memperbaiki pengalaman pelanggan.

Dengan adanya 5G yang dimiliki IOH dan pengembangan AI-RAN, teknologi AI yang tadinya hanya bersifat digital kini bisa diimplementasikan secara fisik. Irwan Radius menyatakan bahwa jaringan 5G perlu lebih kuat, dan di sinilah peran AI menjadi penting. Sinergi antara 5G dan AI digunakan.

Kemampuan 5G AI RAN ini telah dibuktikan melalui sebuah demonstrasi. Perintah suara dikirim dari jarak ribuan kilometer, dari Barcelona menuju Surabaya, untuk memandu robot. Robot anjing tersebut berhasil mengikuti semua arahan yang diberikan.

IOH menargetkan sektor-sektor yang memerlukan solusi 5G AI RAN. Ini mencakup area perumahan (residensial) maupun industri yang menuntut koneksi cepat dan cerdas untuk pengawasan. Menurut Irwan Radius, industri sangat cocok untuk kontrol robot atau mesin, seperti lengan robot. Saat ini, komputasi untuk lengan robot mungkin masih terpisah di masing-masing perangkat. Dengan adanya GPU plus perangkat lunak dari Indosat, lengan robot tersebut dapat dijalankan melalui perangkat terdekat yang terhubung.

IOH menghadirkan teknologi jaringan yang menggabungkan kecepatan dan kecerdasan buatan melalui implementasi AI-RAN. Teknologi ini memungkinkan optimasi jaringan secara otomatis dan mendukung aplikasi berat seperti pengendalian robot jarak jauh, didukung oleh kemitraan dengan NVIDIA dan Nokia.

Indosat Ooredoo HutchisonAI-RANKecerdasan BuatanJaringan Seluler5GOptimasi JaringanNVIDIANokia

Komentar

Memuat komentar...