Inggris vs Argentina: Drama Abadi di Piala Dunia

Dwi H. · 1 min baca · 1 jam lalu · 4 dibaca
Bisik.id
Inggris vs Argentina: Drama Abadi di Piala Dunia

Gambar atau konten salah?

Sebuah foto hitam-putih memperlihatkan momen tegang di Stadion Wembley, 23 Juli 1966. Wasit asal Jerman, Rudolf Kreitlein, mengusir kapten Argentina, Antonio Rattin, dari lapangan. Seluruh tim Argentina kemudian meninggalkan lapangan sebagai bentuk protes. Ini adalah salah satu babak awal rivalitas sengit antara Inggris dan Argentina di Piala Dunia.

Pada hari yang sama, Geoff Hurst mencetak gol tunggal yang membawa Inggris menang 1-0 atas Argentina di perempatfinal. Pertandingan itu berlangsung di Wembley. Kemenangan itu menjadi bagian dari perjalanan Inggris menuju gelar juara dunia tahun tersebut.

Dua dekade kemudian, tepatnya di Piala Dunia 1986, giliran Diego Maradona yang menciptakan dua momen ikonik melawan Inggris. Pertama, "Gol Tangan Tuhan" yang kontroversial. Maradona menggunakan tangannya untuk memasukkan bola ke gawang Inggris. Wasit tidak melihat pelanggaran itu dan mengesahkan gol. Kedua, gol spektakuler yang lahir dari solo-run sejauh lebih dari setengah lapangan. Maradona melewati lima pemain Inggris sebelum menjebol gawang. Dua gol itu menjadi penentu kemenangan Argentina.

Perseteruan berlanjut di Piala Dunia 1998. David Beckham, bintang muda Inggris, mendapat kartu merah setelah dengan sengaja menyenggol kaki Diego Simeone. Bek Argentina itu jatuh dan Beckham diusir keluar lapangan. Inggris harus bermain dengan sepuluh pemain dan akhirnya kalah melalui adu penalti di babak 16 besar.

Kini, pada semifinal Piala Dunia 2026, Inggris dan Argentina kembali bertemu. Rivalitas panjang ini selalu menyajikan drama dan emosi tinggi di setiap pertemuan. Dari pengusiran pemain, gol kontroversial, hingga kartu merah, sejarah kedua tim dipenuhi dengan momen-momen yang tidak akan pernah dilupakan para penggemar sepak bola.

Piala DuniaInggrisArgentinarivalitassepak bolamomen kontroversialpertandingan

Komentar

Memuat komentar...