Argentina Paling Banyak Dapat Penalti, Tapi Konversinya Anjlok
Gambar atau konten salah?
Timnas Argentina kembali menjadi sorotan di Piala Dunia 2026. Hingga babak semifinal, mereka sudah mendapatkan tiga penalti. Jumlah ini menjadi yang tertinggi dibandingkan tim lain. Pesaing terdekat Argentina adalah Inggris dan Swiss yang sama-sama mendapat dua penalti.
Ini bukan pertama kalinya Argentina memimpin dalam hal penalti. Di Piala Dunia 2022, mereka mendapat lima penalti. Pesaing terdekat saat itu adalah Prancis, Portugal, dan Inggris yang masing-masing mendapat dua penalti. Data ini menunjukkan bahwa Argentina sering diuntungkan dengan keputusan wasit di area terlarang.
Namun, keberuntungan itu tidak sepenuhnya berbuah manis. Rasio keberhasilan penalti Argentina justru menurun drastis. Di Piala Dunia 2022, tingkat konversi penalti mereka hanya 80 persen. Di Piala Dunia 2026, angka itu merosot menjadi 33,3 persen. Artinya, dari tiga penalti yang didapat, hanya satu yang berhasil menjadi gol.
Kegagalan ini tidak lepas dari performa Lionel Messi. Ia menjadi pemain pertama dalam sejarah yang gagal mengeksekusi penalti dua kali berturut-turut dalam satu edisi Piala Dunia. Messi gagal pada dua kesempatan berbeda di turnamen tahun ini. Pertanyaan pun muncul: apakah sudah waktunya Argentina mencari algojo penalti baru?
Argentina memang unggul dalam jumlah penalti yang didapat, tapi ketajaman di titik putih justru menjadi masalah. Dengan rasio sukses yang rendah, mereka perlu mempertimbangkan ulang siapa yang paling pantas menjadi eksekutor. Jika tidak, keunggulan jumlah penalti bisa menjadi sia-sia.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Argentina Paling Banyak Dapat Penalti, Tapi Konversinya Anjlok
Komdigi Target Internet 100 Mbps dalam Dua Tahun
Pemerintah Tetapkan Harga BBM Nelayan Rp15.000 Per Liter
Festival Durian Lutra Buru Varietas Premium Ekspor
Semarang Siapkan Tiga Skema Atasi Sampah, Target 2027.
3 SD di Blitar Nihil Siswa Baru Tahun Ajaran 2026
Thuram Cetak Dua Gol Langka, Bawa Prancis ke Final 1998
Lelang Frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz Selesai, Kualitas Internet Diprediksi Naik
