Thuram Cetak Dua Gol Langka, Bawa Prancis ke Final 1998
Gambar atau konten salah?
Piala Dunia selalu punya cerita yang tak terduga. Salah satunya datang dari babak semifinal edisi 1998, saat Timnas Prancis melaju ke partai puncak berkat gol-gol langka yang dicetak oleh seorang bek. Namanya Lilian Thuram.
Thuram bukanlah pemain yang dikenal tajam di depan gawang. Sepanjang karier internasionalnya bersama Prancis, ia tampil sebanyak 142 kali. Dari jumlah itu, ia hanya mencetak dua gol. Uniknya, kedua gol tersebut terjadi dalam satu pertandingan yang sama: semifinal Piala Dunia 1998 melawan Kroasia.
Pertandingan itu berlangsung di Stade de France pada 08 Juli 1998. Prancis justru tertinggal lebih dulu. Davor Suker membawa Kroasia unggul 1-0 di awal babak kedua. Tapi keunggulan itu hanya bertahan satu menit. Thuram menyamakan kedudukan pada menit ke-47 lewat sepakan kaki kanan setelah memanfaatkan kemelut di depan gawang. Skor menjadi 1-1.
Pada menit ke-70, ia kembali membuat kejutan. Kali ini dengan tendangan kaki kiri yang membawa Prancis berbalik unggul 2-1. Skor itu bertahan hingga pertandingan usai. Sejarah pun tercipta: Prancis lolos ke final Piala Dunia untuk pertama kalinya.
Sebelum laga itu, Thuram belum pernah sekalipun mencetak gol untuk timnas. Di level klub, selama 11 musim sebelum Piala Dunia 1998, ia hanya mencetak satu gol. Tak heran jika hampir tidak ada yang menduga ia akan menjadi penentu kemenangan Prancis di semifinal.
Bahkan bandar taruhan pun meragukannya. Saat Prancis menghadapi Paraguay di babak 16 besar, peluang Thuram mencetak gol kapan saja dipasang di angka 40/1. Angka itu lebih kecil dibanding peluang kiper Paraguay, Jose Luis Chilavert, yang diberi odds 6/1 untuk mencetak gol.
Kisah unik ini juga melibatkan ibunda Thuram. Usai pertandingan, Thuram menceritakan reaksi sang ibu yang menyaksikan laga dari tribun stadion.
"Ibu saya berada di tribun. Ketika diberi tahu bahwa anaknya mencetak gol pertama, dia tidak percaya. Saat diberi tahu saya mencetak gol lagi, dia pingsan. Saya tidak bercanda," kenang Thuram.
Empat hari kemudian, Prancis menuntaskan perjalanan indahnya dengan menjuarai Piala Dunia 1998. Les Bleus mengalahkan Brasil 3-0 di partai final. Dua gol dicetak Zinedine Zidane dan satu gol oleh Emmanuel Petit. Zidane memang menjadi bintang di laga puncak. Tapi jalan Prancis menuju final tidak lepas dari aksi heroik Thuram di semifinal.
Hingga pensiun, dua gol ke gawang Kroasia itu tetap menjadi satu-satunya gol yang pernah ia cetak untuk Timnas Prancis. Sebuah kisah yang mungkin tidak akan terulang lagi dalam sejarah semifinal Piala Dunia.
Dari 142 penampilan bersama timnas, hanya dua gol yang lahir. Keduanya terjadi di pertandingan yang sama, di momen yang paling krusial. Itulah yang membuat cerita Thuram begitu istimewa — bukan karena jumlah golnya, melainkan karena kapan dan bagaimana gol-gol itu tercipta.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Saliba Operasi Punggung, Absen Lima Bulan
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
