IPO SpaceX Ciptakan Miliarder Baru, Nilai Saham Karyawan Tembus Triliun

Ika P. · 2 min baca · Baru saja · 1 dibaca
Bisik.id
IPO SpaceX Ciptakan Miliarder Baru, Nilai Saham Karyawan Tembus Triliun

Gambar atau konten salah?

IPO SpaceX yang memecahkan rekor membuat nilai kepemilikan saham Elon Musk melonjak hingga lebih dari USD 1 triliun. Tapi, bukan cuma Musk yang untung besar dari pencatatan saham perdana ini.

Pada awal pekan ini, kapitalisasi pasar SpaceX sempat melampaui Amazon dan bahkan menyalip Microsoft, sebelum akhirnya turun lagi. CNBC melacak beberapa pemegang saham SpaceX yang nilai kepemilikannya sudah di atas USD 1 miliar, menggunakan data dari FactSet.

Valor Equity Partners saat ini mengantongi nilai kepemilikan sekitar USD 96,6 miliar. Sebagian besar saham ini dimiliki oleh klien-klien firma tersebut. Pendiri sekaligus CEO Valor, Antonio Gracias, adalah rekan lama Musk. Gracias sekarang duduk di dewan direksi SpaceX.

Gracias bilang, ia pertama kali bertemu Musk sekitar 20 tahun lalu. Perkenalan itu terjadi lewat teman bersama mereka, David Sacks. Sacks adalah pemodal ventura yang hingga baru-baru ini menjabat sebagai penasihat khusus bidang AI dan kripto untuk Presiden Donald Trump.

Luke Nosek adalah salah satu pendiri awal startup Musk, yaitu PayPal. Nosek sudah duduk di dewan direksi SpaceX sejak tahun 2008. Nilai kepemilikan sahamnya di SpaceX mencapai USD 6,3 miliar.

Nosek juga mendirikan firma modal ventura Founders Fund bersama Peter Thiel. Ia juga mendirikan Gigafund. Sebelumnya, Nosek pernah menjadi anggota dewan direksi di perusahaan AI, DeepMind. DeepMind akhirnya diakuisisi oleh Google.

Gwynne Shotwell adalah salah satu karyawan pertama yang direkrut Musk di SpaceX. Ia memimpin operasional sehari-hari perusahaan sebagai presiden dan Chief Operating Officer (COO). Sama seperti Nosek, Shotwell termasuk salah satu pemegang saham individu terbesar di SpaceX. Nilai kepemilikan sahamnya mencapai USD 2,4 miliar.

"Saya merasa hadir di sana sebagai mitra untuk membantu Musk menyelesaikan hal-hal yang perlu diselesaikan," kata Shotwell. "Saya cenderung berfokus pada operasional bisnis sehari-hari, sementara dia berfokus pada strategi tingkat tinggi, sekaligus terjun sangat dalam ke ranah teknis."

Nathan Silvernail, yang pernah menghabiskan tujuh tahun di SpaceX, punya pandangan lain soal Shotwell. "Sementara Elon menetapkan visinya, dialah yang memastikan visi tersebut terwujud," ujar Silvernail. Ia menambahkan, Shotwell adalah sosok yang melakukan pertemuan dengan klien, membangun hubungan, hingga menutup kesepakatan kontrak.

Bret Johnsen adalah Chief Financial Officer (CFO) SpaceX. Ia bergabung dengan perusahaan ini pada tahun 2011. Johnsen bertanggung jawab atas strategi keuangan jangka panjang dan operasional keuangan perusahaan.

Sebelum bekerja di SpaceX, Johnsen pernah bekerja di perusahaan chip Broadcom dan Mindspeed Technologies. Nilai kepemilikan sahamnya di SpaceX kini mencapai USD 1,2 miliar.

IPO SpaceX ini tidak hanya membuat Musk semakin kaya. Ribuan orang lain juga jadi jutawan baru berkat saham perusahaan roket ini. Beberapa pemegang saham bahkan nilainya melampaui angka miliaran dolar.

Dari cerita di atas, terlihat bahwa kesuksesan SpaceX tidak hanya bergantung pada visi besar Elon Musk. Banyak orang di belakang layar yang punya peran penting, mulai dari urusan operasional, keuangan, hingga hubungan dengan klien. Mereka semua ikut menikmati hasil dari kesuksesan perusahaan ini.

IPO SpaceXnilai kepemilikan sahamElon MuskValor Equity PartnersAntonio GraciasLuke NosekGwynne Shotwell

Komentar

Memuat komentar...