Iran Kembali Aktifkan Tiga Platform Gas South Pars

Yuli S. · 1 min baca · 1 bulan lalu · 79 dibaca
Bisik.id
Iran Kembali Aktifkan Tiga Platform Gas South Pars

Gambar atau konten salah?

Di 31 Mei 2026, Iran berhasil menghidupkan kembali lini produksi gas di tiga platform lepas pantai di ladang gas South Pars. Langkah ini menandai tonggak penting bagi Teheran dalam memperbaiki ekonomi dan infrastruktur energi yang sempat lumpuh.

Menurut laporan, fasilitas energi vital tersebut pernah rusak setelah menjadi sasaran serangan udara militer Israel pada Maret 2026. Serangan itu memicu balasan rudal dan drone Iran ke infrastruktur energi di wilayah luas.

Di awal April 2026, Israel menyerang fasilitas petrokimia terbesar Iran, kompleks Petrokimia South Pars, di wilayah pesisir selatan Asaluyeh. Serangan udara AS-Israel juga menghantam sebagian besar infrastruktur negara, termasuk depot minyak di ibu kota.

Ketiga platform pengolahan gas tersebut tidak mengalami kerusakan serius, namun produksi tetap harus dialihkan ke pabrik pengolahan lain di wilayah tersebut. Pada saat yang bersamaan, Parsa Oil and Gas Company (POGC), BUMN operator fasilitas pengolahan minyak dan gas, terus melakukan perbaikan.

Iran mencoba mengirimkan pesan bahwa mereka sedang berusaha membangun kembali fasilitas yang menjadi sasaran,” kata Tohid Asadi, jurnalis. Ia melaporkan dari ibu kota Iran, Teheran.

Terletak di lepas pantai provinsi Bushehr selatan Iran, ladang gas South Pars merupakan sumber energi domestik terbesar bagi negara tersebut, yang seringkali kesulitan menghasilkan listrik yang cukup.

Dengan luas 9.700 km persegi (3.745 mil persegi), ladang gas ini dibagi antara Iran dan Qatar. Bagian Iran dikenal sebagai South Pars dan sisi Qatar disebut North Field.

Pembukaan kembali fasilitas tersebut merupakan langkah maju pertama yang penting. Namun, masih perlu menunggu dan melihat apakah Iran akan berhasil mengekspor energinya secara efektif.

South ParsIranIsraelgaspetrokimiadroneinfrastruktur energibalasan rudal

Komentar

Memuat komentar...