Jatim Target Luas Tanam Padi 13,8 Juta Hektar 2026
Gambar atau konten salah?
Target luas tanam padi Jawa Timur tahun 2026 mencapai 13.800.000 hektar, angka yang sangat tinggi mengingat ancaman musim kemarau dan El Nino. Pemerintah provinsi menegaskan bahwa berbagai upaya telah diambil untuk menjaga produksi padi.
“Ada berbagai upaya yang kami lakukan, salah satunya memastikan irigasi pengairan tetap terjaga untuk mengantisipasi gagal panen saat musim kemarau atau ketika ada ancaman El Nino,” kata Kepala Dinas Pertanian Jawa Timur, Heru Suseno, pada 20 April 2026.
Heru menjelaskan bahwa Gubernur Khofifah Indar Parawansa telah melakukan konsolidasi dengan unsur TNI, kehutanan, dan pertanian. Pemerintah memeriksa 6.997 alat mesin dan pertanian (alsintan) terkait irigasi dari data tahun 2024 dan 2025. Selain itu, pembangunan perpipaan jalur irigasi dan perpompaan juga sedang berlangsung. “Kami identifikasi alsintan, juga jalur irigasi dan perpompaan mana yang masih berfungsi bagus, mana yang tidak akan kami perbaiki untuk pompa kebutuhan air. Kami juga komunikasi dengan Kementan, nanti di Jawa Timur akan dialokasikan 3.200 unit pompa, irigasi perpompaan, dan jaringan perbaikan irigasi selama tahun 2026 ini. Selain itu ada 9.000 hektar lebih yang akan dioptimalisasi lahan,” tambah Heru.
Heru menegaskan bahwa Luas Tambah Tanam (LTT) sudah mencapai 760.672 hektar per 18 April 2026. “Ini upaya kita menjaga produksi padi di Jawa Timur,” ujarnya.
“Harapan kita produksi pertanian tetap, kami ditargetkan tahun 2026 kalau luas tanam padinya itu 13,8 Juta Hektar harus kita pacu. Tahun 2025 lalu, target 13,6 Juta dan realisasinya 13,4 Juta. Kalau perkiraan kami, luas tanam padi di Jatim tahun 2026 ini mencapai 13.4 juta,” jelas Heru.
Heru juga menyoroti 10 kabupaten lumbung padi yang menjadi prioritas.
- Lamongan
- Bojonegoro
- Ngawi
- Jember
- Kabupaten Madiun
- Tuban
- Banyuwangi
- Jombang
- Ponorogo
- Nganjuk
Dengan langkah-langkah ini, pemerintah Jawa Timur berupaya menanggulangi risiko gagal panen dan memastikan target luas tanam padi dapat tercapai, meski tantangan iklim tetap menjadi faktor utama yang perlu diwaspadai.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Penyebab Karhutla: dari Hal Sepele hingga Bencana
KAI Bantah Penguntit Penumpang Wanita di Supas adalah Pegawai
Banjir Rob Kalianak Semakin Parah, Warga Minta Dam Dibangun
