Kebakaran Pabrik Plastik di Wanaherang, Bogor Padam

Guntur P. · 2 min baca · 3 bulan lalu · 53 dibaca
Bisik.id
Kebakaran Pabrik Plastik di Wanaherang, Bogor Padam

Gambar atau konten salah?

Kebakaran di pabrik plastik di Wanaherang, Gunung Putri, Kabupaten Bogor mulai dapat dikendalikan setelah petugas berjibaku selama 11,5 jam hingga dini hari Minggu, 30 Maret 2026.

Menurut Kepala Sektor Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Gunung Putri, Hendra, api “berangsur terkendali” setelah proses panjang sejak laporan awal diterima pada Sabtu, 29 Maret 2026 pukul 15.30 WIB.

“Api mulai perlahan dapat dikendalikan 11,5 jam sejak laporan awal diterima,” ujar Hendra kepada media pada Senin, 30 Maret 2026. Meski begitu, petugas masih melanjutkan proses pendinginan agar tidak ada titik api yang tersisa.

Pagi ini masih dilakukan penanganan untuk mendinginkan sisa kebakaran, tambah Hendra.

Di lokasi kejadian, Kepala Bidang Penanggulangan Kebakaran Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bogor, Ismambar Fadli, menjelaskan bahwa laporan kebakaran diterima sekitar pukul 15.30 hingga 16.00 WIB. Setelah itu, tim dari sektor Gunung Putri langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan awal.

Namun saat tiba di lokasi, api sudah dalam kondisi besar sehingga diperlukan tambahan armada dari berbagai sektor. “Jumlah yang kita turunkan lebih kurang 12 unit pemadam kebakaran. Kalau kita lihat sebelum maghrib itu api cukup besar,” kata Fadli, Minggu dini hari.

Petugas kemudian memusatkan penanganan dengan mendorong api ke satu titik agar lebih mudah dikendalikan. Selain armada Damkar Kabupaten Bogor, bantuan juga datang dari Resimen Pelopor Korbrimob Cikeas berupa water canon serta dukungan dari pemadam Kota Bogor.

Dalam proses pemadaman, petugas menghadapi sejumlah kendala. Kemacetan di jalur menuju lokasi, termasuk di ruas Tol Jagorawi dan akses sekitar Wanaherang, sempat menghambat mobilisasi armada. Selain itu, distribusi air juga menjadi tantangan sehingga diperlukan sistem sambungan antarunit untuk menjangkau titik api.

Fadli menyebut objek yang terbakar merupakan pabrik pengolahan plastik untuk produk seperti terpal dan penutup. Ia memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut karena area yang terbakar merupakan gudang.

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, karena ini kontaknya gudang,” ujarnya.

Hingga saat ini, petugas masih bersiaga di lokasi untuk melakukan pendinginan dan memastikan api benar-benar padam serta tidak kembali menyala.

Peristiwa ini menegaskan pentingnya kesiapsiagaan dan koordinasi antar sektor dalam menghadapi kebakaran industri. Meskipun situasi sulit, kerja sama tim pemadam, armada tambahan, dan dukungan dari militer berhasil menekan api sebelum menimbulkan korban.

kebakaranpabrik plastikWanaherangGunung Putripemadam kebakaranarmadakoordinasi

Komentar

Memuat komentar...