Lima Jemaah Haji Tasikmalaya Meninggal di Tanah Suci
Gambar atau konten salah?
Lima jemaah haji asal Kota Tasikmalaya meninggal dunia di Tanah Suci selama musim haji tahun 2026. Kabar duka ini terungkap setelah seluruh proses pemulangan jemaah selesai, ditandai dengan kedatangan rombongan terakhir di Gedung Dakwah Islamiyah (GDI) Kota Tasikmalaya pada Senin malam, 22 Juni 2026.
Kepala Kementerian Haji (Kemenhaj) Kota Tasikmalaya, Husna Mustopa, menyampaikan bahwa total 1.348 jemaah berangkat ke Arab Saudi pada musim haji tahun ini. Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.343 jemaah telah kembali ke Tanah Air. "Lima orang jemaah meninggal dunia selama menjalankan ibadah haji," kata Husna.
Husna menambahkan, kematian lima jemaah ini menjadi perhatian serius untuk evaluasi penyelenggaraan haji ke depan. Menurutnya, aspek kesehatan jemaah perlu mendapat perhatian yang jauh lebih intensif. Ia menekankan bahwa kondisi fisik para jemaah harus dipersiapkan lebih baik agar rangkaian ibadah di masa mendatang bisa berjalan dengan aman dan lancar.
Kedatangan Kloter 28 dan Kloter 29 menjadi penutup seluruh rangkaian ibadah haji asal Kota Tasikmalaya tahun ini. Dua kloter tersebut membawa 440 jemaah dan tiba sekitar pukul 21.59 WIB. Suasana haru, tangis bahagia, dan pelukan hangat dari keluarga yang telah menunggu berjam-jam mengiringi turunnya para jemaah dari 12 bus yang disediakan.
Husna menyampaikan rasa terima kasih sekaligus permohonan maaf atas segala kekurangan pelayanan. Ia juga mendoakan agar seluruh jemaah yang telah kembali menjadi haji yang mabrur. "Alhamdulillah pelaksanaan sudah selesai, semoga menjadi haji mabrur," ucapnya.
Salah seorang jemaah asal Kecamatan Tamansari, Ajat Sudrajat, mengaku sangat bersyukur bisa kembali ke kampung halaman dengan sehat bersama istrinya. Bagi Ajat, perjalanan spiritual ini memberikan pelajaran berharga tentang arti kesabaran. "Alhamdulillah lega, bisa kembali ke Kota Tasikmalaya dengan selamat dan bertemu lagi dengan keluarga. Di sana antrean sangat panjang dan kesabaran benar-benar diuji," ungkap Ajat.
Secara keseluruhan, musim haji tahun 2026 bagi jemaah asal Kota Tasikmalaya telah berakhir. Dari total 1.348 jemaah yang berangkat, lima di antaranya meninggal dunia. Sisanya, 1.343 jemaah, telah kembali ke rumah masing-masing. Proses pemulangan berjalan lancar meskipun ada beberapa jemaah yang harus meninggalkan keluarga selamanya di Tanah Suci. Pengalaman para jemaah, seperti yang diceritakan Ajat, menunjukkan bahwa kesabaran menjadi kunci utama selama menjalani rangkaian ibadah haji yang panjang dan penuh tantangan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Bandung Terima 151 Mesin RDF Hibah, 50 Titik Bantuan TNI AD
DPRD Jabar: Jangan Korbankan Beasiswa Miskin Demi Sekolah Swasta
Pedagang Cuanki di Masjid Pusdai Bandung Meradang, Minta Penertiban Ditunda
Farhan Larang Cuanki Depan Pusdai, Nongkrong Bubar Tengah Malam
Bahasa Sunda Punya Puluhan Nama Khusus untuk Hewan di Sawah
Prakiraan Cuaca Bandung: Cerah Berawan, Suhu 19-27 Derajat
Berita Terbaru
Lima Jemaah Haji Tasikmalaya Meninggal di Tanah Suci
Bandung Terima 151 Mesin RDF Hibah, 50 Titik Bantuan TNI AD
Mbappe Disorot Usai 'Perintah' Petugas Lapangan Saat Hujan Badai
Bolehkah Gabung Niat Puasa Tasua dan Qadha?
Curug Jami Ciamis: Air Terjun Gratis di Kaki Gunung Sawal
Messi Lampaui Klose, Kini Pemilik Rekor Gol Piala Dunia
DPRD Jabar: Jangan Korbankan Beasiswa Miskin Demi Sekolah Swasta
15,6% Warga Malaysia Mengidap Diabetes, Banyak Tak Sadar
Kaki Lima Festival 2026 di Leuven perkenalkan Indonesia ke Eropa
PLN Tak Ganti Dirut, Darmawan Prasodjo Tetap Pimpin Lima Tahun