Kebakaran Sumillan Hancurkan 9 Kios Kerugian Rp450 Juta
Gambar atau konten salah?
Pasar Agro Sumillan di Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan, hancur akibat kebakaran pada 13 Mei 2026. 9 kios semi permanen milik pedagang terbakar, menimbulkan kerugian yang diperkirakan mencapai Rp 450 juta.
Menurut Camat Alla, Abdul Salam, api pertama kali terlihat dari atap kios yang kosong, kemudian dengan cepat membesar. “Api awalnya terlihat dari atap kios yang kosong, kemudian dengan cepat membesar,” ujarnya.
Peristiwa terjadi di Pasar Agro di Dusun Bossok, Desa Sumillan, Kecamatan Alla, sekitar pukul 01.40 WITA. Api pertama kali diketahui oleh warga bernama Samliana (30) yang melihat kobaran api sudah membesar di atap salah satu kios milik Sagena yang saat itu kosong.
Ia melaporkan bahwa “Kobaran api dengan cepat menjalar ke kios lainnya karena bangunan sebagian besar terbuat dari kayu dan jarak antar kios cukup berdekatan. Selain itu, kondisi angin yang cukup kencang turut mempercepat penyebaran api,” jelasnya. Warga segera mencoba memadamkan api dengan peralatan seadanya sambil menunggu petugas.
Di sekitar pukul 02.30 WITA, dua unit mobil pemadam kebakaran tiba dan memulai pemadaman. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 03.30 WITA.
Akibat kebakaran, seluruh isi 9 kios semi permanen hangus. “Dampak kebakaran ini menghanguskan seluruh isi 9 kios semi permanen milik warga. Total kerugian ditaksir mencapai Rp 450 juta,” paparnya.
Penyebab sementara disimpulkan akibat korsleting listrik. “Untuk penyebab kebakaran diduga akibat korsleting listrik dari salah satu kios yang kosong,” terangnya. Pihak pemerintah setempat bersama aparat melakukan pembersihan di lokasi.
Kasus ini menyoroti risiko listrik di pasar tradisional. Kebakaran menimbulkan kerugian besar dan menegaskan perlunya pengawasan serta perawatan instalasi listrik di area publik.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Gempa 4,8 M di Manokwari, Papua Barat, Dirasakan MMI II‑III
Mortir Perang Dunia II Ditemukan di Jayapura, Papua, Risiko
Kementerian Agama Tetapkan 16 Juni 2026 sebagai Puasa 1 Muharram
Bom Incendiary Ditemukan dan Dimusnahkan di Sungai Ariyau, Jayapura
Khutbah Jumat Akhir Tahun: Refleksi dan Muhasabah 1447 H
Tanggal 04 Juni 2026 Dapat Dihitung 18 Dzulhijjah 1447 H
Berita Terbaru
Seleksi PPPK Guru Sekolah Rakyat 2026 Buka 3-15 Juni: Lulusan PPG
Slamet Santoso: Pemuda Banyuwangi Gabung Sokol Pyrzyce
Liburan Baru Fokus Istirahat: Tren Sleep Tourism Meningkat
Pemerintah Perkenalkan Kebijakan Energi Terbarukan 2025
Amalia & Fadia Raih Kemenangan Ganda Putri, Melaju ke P4
Jembatan Selemadeg: Lubang Besar, Perbaikan Masih Menunggu
Jepang Kehilangan 3 Juta Penduduk, Populasi Menurun 123 Juta
Ariston Luncurkan Pemanas Air Andris 3, Kamar Mandi Smart
