Kebakaran Sumillan Hancurkan 9 Kios Kerugian Rp450 Juta

Jaka M. · 2 min baca · 22 hari lalu · 55 dibaca
Bisik.id
Kebakaran Sumillan Hancurkan 9 Kios Kerugian Rp450 Juta

Gambar atau konten salah?

Pasar Agro Sumillan di Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan, hancur akibat kebakaran pada 13 Mei 2026. 9 kios semi permanen milik pedagang terbakar, menimbulkan kerugian yang diperkirakan mencapai Rp 450 juta.

Menurut Camat Alla, Abdul Salam, api pertama kali terlihat dari atap kios yang kosong, kemudian dengan cepat membesar. “Api awalnya terlihat dari atap kios yang kosong, kemudian dengan cepat membesar,” ujarnya.

Peristiwa terjadi di Pasar Agro di Dusun Bossok, Desa Sumillan, Kecamatan Alla, sekitar pukul 01.40 WITA. Api pertama kali diketahui oleh warga bernama Samliana (30) yang melihat kobaran api sudah membesar di atap salah satu kios milik Sagena yang saat itu kosong.

Ia melaporkan bahwa “Kobaran api dengan cepat menjalar ke kios lainnya karena bangunan sebagian besar terbuat dari kayu dan jarak antar kios cukup berdekatan. Selain itu, kondisi angin yang cukup kencang turut mempercepat penyebaran api,” jelasnya. Warga segera mencoba memadamkan api dengan peralatan seadanya sambil menunggu petugas.

Di sekitar pukul 02.30 WITA, dua unit mobil pemadam kebakaran tiba dan memulai pemadaman. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 03.30 WITA.

Akibat kebakaran, seluruh isi 9 kios semi permanen hangus. “Dampak kebakaran ini menghanguskan seluruh isi 9 kios semi permanen milik warga. Total kerugian ditaksir mencapai Rp 450 juta,” paparnya.

Penyebab sementara disimpulkan akibat korsleting listrik. “Untuk penyebab kebakaran diduga akibat korsleting listrik dari salah satu kios yang kosong,” terangnya. Pihak pemerintah setempat bersama aparat melakukan pembersihan di lokasi.

Kasus ini menyoroti risiko listrik di pasar tradisional. Kebakaran menimbulkan kerugian besar dan menegaskan perlunya pengawasan serta perawatan instalasi listrik di area publik.

Pasar Agro SumillanKebakaranKios Semi PermanenKerugian Rp 450 JutaKorsleting ListrikPemadam KebakaranSulawesi Selatan

Komentar

Memuat komentar...