Kebakaran Toko Bunga di Semarang, Tidak Ada Korban Jiwa
Gambar atau konten salah?
Kebakaran terjadi di sebuah toko bunga di Jalan Kyai Saleh, Kelurahan Randusari, Kecamatan Semarang Selatan, Kota Semarang, malam ini. Menurut informasi, api diperkirakan berasal dari korsleting listrik. Pada pukul 22.20 WIB, ruangan di lantai dua toko bertulisan Pondok Bunga Laris sudah terbakar.
Barang-barang di depan pintu toko, seperti kulkas, meja, kain mori, dan nisan, terlihat sudah terbakar. Warga sekitar masih berkumpul di sekitar lokasi, sementara dua armada pemadam kebakaran Kota Semarang sedang menyalurkan air pendingin ke obyek yang terbakar.
Salah seorang warga sekaligus saksi, Dani (34), mengatakan kepulan asap terlihat sekitar pukul 21.30 WIB. Saat itu dirinya sedang berada di warung yang tak jauh dari lokasi kejadian.
"Tadi sekitar setengah jam yang lalu ada kepulan asap di lantai dua. Posisi ruko kosong, nggak ada orang," kata Dani kepada petugas, Kamis (18 Juni 2026) malam.
Dani menjelaskan bahwa kebakaran pertama kali diketahui setelah warga di sekitar ruko berteriak melihat asap dan mencium bau terbakar. Warga kemudian menghubungi petugas pemadam kebakaran.
"Saya lagi di warung kucingan, terus ruko sebelah itu teriak-teriak, ada kebulan bau kebakar, langsung lah ada yang panggil damkar," ucapnya. Ia menambahkan, "Kayaknya sudah tutup sekitar semingguan. Biasanya masih ada yang jaga. Kalau yang terbakar di lantai dua itu seperti perlengkapan kematian," ujarnya.
Saksi lainnya, Fariz (41), mengatakan dirinya dan warga lain sempat berusaha memadamkan api menggunakan air menggunakan ember.
"Kaca-kacanya dari atas jatuh semua. Saya sama yang lain mau naik nggak berani, akhirnya nyemburin air pakai ember dari bawah," kata Fariz. Ia menuturkan, sesaat sebelum kebakaran terjadi, anak pemilik ruko masih berada di lokasi dan sempat memutar musik sebelum meninggalkan bangunan.
"Anaknya yang punya ini nyetel musik, terus ditinggal sebentar. Tahu-tahu kebakaran," ujarnya. "Langsung panik semua, untung nggak kena bangunan sampingnya. Karena sampingnya koperasi simpan pinjam," lanjutnya.
Sementara itu, Komandan Pleton Damkar Kota Semarang, Agoes, mengatakan pihaknya menerima laporan dari warga sekitar pukul 22.00 WIB. Setelah mendapat laporan, dua unit mobil pemadam langsung diterjunkan ke lokasi.
"Kita menerima info laporan masuk ke kantor jam 22.00 WIB kurang. Kemudian kita luncurkan dua unit ke TKP," kata Agoes. Menurutnya, kebakaran hanya terjadi di salah satu kamar di lantai dua bangunan. Barang yang terbakar antara lain televisi, AC, laptop, dan sofa.
"Yang terbakar hanya kamar di atas. TV, AC, laptop, sama sofa. Tidak ada korban jiwa," jelasnya. Ia menambahkan, "Pemiliknya berada di luar. Info awal kejadiannya dari pemilik katanya dari listrik TV, korsleting listrik," lanjutnya.
Petugas Damkar Kota Semarang berhasil mengendalikan api sebelum merembet ke lantai satu maupun ke bangunan lain di sekitarnya. "Tidak ada hambatan dalam pemadaman, api tidak menyebar karena kanan kiri tembok. Api sempat besar, tapi bisa segera kami tangani," jelasnya.
Hingga saat ini, tidak ada korban jiwa dan kerusakan terbatas pada lantai dua toko. Pihak berwenang menilai bahwa kebakaran tidak menimbulkan risiko bagi bangunan di sekitarnya, termasuk koperasi simpan pinjam yang berada di sebelah.
Peristiwa ini menegaskan pentingnya pengawasan instalasi listrik di bangunan komersial. Masyarakat diharapkan tetap waspada terhadap tanda-tanda kebakaran, seperti asap atau bau terbakar, dan segera melaporkan ke petugas pemadam kebakaran.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Polisi Rekayasa Lalu Lintas Mejobo Selama Pengecoran 14 Hari
Kebaya Viral di Puro Mangkunegaran: Kontroversi Izin Kirab
Banjir Rob Tunggulsari, 50 Rumah Terendam, Butuh Logistik
27 SPPG Makan Bergizi Boyolali Dihentikan Karena Dana Terkunci
36 Ribu Petugas BPS ke Jawa Tengah, Lakukan Sensus 2026
Didit Prabowo Kunjungi Jokowi di Solo, Tetap Rahasia
Berita Terbaru
Kebakaran Toko Bunga di Semarang, Tidak Ada Korban Jiwa
PLN: Perubahan Direksi, Dirut Tetap Darmawan Prasodjo
Kenaikan BBM Tarik Anggaran Bus Sekolah Tulungagung
Penataran Wasit Wushu Indonesia di Jakarta, Tingkatkan Standar
Messi Cetak Hat-Trick di Piala Dunia 2026, Argentina 3-0
Di Dallas, Inggris 4‑2 Kroasia, Piala Dunia 2026 Awal Menonjol
BEI Luncurkan Pasar Modal Empat Bulan, Transparansi