Kemarau Sumsel Mundur ke Agustus-September, BMKG Peringat Karhutla
Gambar atau konten salah?
Puncak musim kemarau di wilayah Sumatera Selatan diprediksi mundur. Sebelumnya BMKG menyatakan puncak kemarau akan terjadi pada Juli‑Agustus, namun kini diperkirakan akan berlangsung pada Agustus‑September.
Menurut Wandayantolis, Kepala Stasiun Klimatologi BMKG Sumsel, “Iya mundur, update terbaru di Sumsel puncak kemarau terjadi pada Agustus ke September,” ia ujar pada Kamis 18 Juni 2026.
Ia menambahkan bahwa pergeseran puncak kemarau disebabkan oleh El Nino yang baru terbentuk pada bulan ini. “Iya, pergeseran puncak kemarau karena El Nino juga baru mulai terbentuk pada Juni ini,” katanya.
Prediksi sementara menunjukkan musim kemarau tahun ini tidak sekering 2015. “Prediksi sementara untuk tahun ini musim kemarau tidak sekering 2015, tapi lebih kering dari 2023. Termasuk pula jika dibandingkan dengan 2024 dan 2025, tahun ini lebih kering,” ungkapnya. Pada 2015, hotspot atau titik panas yang terdeteksi mencapai 27.043 titik, sedangkan pada 2023 hanya 20.547 titik. Dua tahun tersebut menjadi yang tertinggi dalam data rekap sebaran titik panas di Sumsel sejak 2015.
Untuk mencegah dampak kemarau, ia mengimbau seluruh pihak meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko karhutla dan pemukiman. “Kita harapkan seluruh pihak meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak kemarau yang dapat memicu karhutla, bahkan juga di pemukiman. Kita juga mengimbau seluruh pihak agar mengantisipasi berkurangnya ketersediaan air bersih karena mengeringnya sumber‑sumber mata air,” katanya.
Wilayah yang paling terdampak termasuk Muba, Banyuasin, dan wilayah tengah Sumsel. “Dampak kemarau paling besar akan terjadi di wilayah sisi timur dan tengah Sumsel,” tutusnya.
Dengan pergeseran puncak kemarau dan peningkatan hotspot, BMKG tetap memantau kondisi cuaca dan mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi kebakaran hutan dan kekurangan air bersih.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Polda Lampung Kirim 16.000 Liter Air ke Pesawaran Dua Dusun
Bupati Muba Tegaskan Waspada Karhutla Musim Kemarau 2026
Karhutla Sumsel 305,4 Ha, Muara Enim Paling Besar Tahun Ini
Karhutla 2 Ha Terbakar di Ogan Ilir, 18 Juni 2026 Hari
Apel Kamtibmas Lubuklinggau 18 Juni: Komitmen Keamanan
Muba Gelar Apel Kesiapsiagaan Karhutbunlah 2026
Berita Terbaru
Ceko vs Afrika Selatan: Pertandingan Ketat di Atlanta
Kemarau Sumsel Mundur ke Agustus-September, BMKG Peringat Karhutla
Tuchel Keluh Fotografer di Lagu Kebangsaan, Minta FIFA Ubah
Polda Lampung Kirim 16.000 Liter Air ke Pesawaran Dua Dusun
BGN Usulkan Pagu Rp270 Triliun 2027, Agustina Kritik
Hari Asyura 10 Muharram: Doa Khusus Dibaca 25 Juni 2026
Ceko vs Afrika Selatan: Pertandingan Poin Piala Dunia 2026