Polda Lampung Kirim 16.000 Liter Air ke Pesawaran Dua Dusun
Gambar atau konten salah?
Polda Lampung memulai langkah antisipasi terhadap musim kemarau 2026 yang diprediksi lebih kering dan panjang. Di Kabupaten Pesawaran, satu inisiatif penting adalah menyalurkan air bersih kepada warga yang mulai terdampak kekeringan.
Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Lampung mengirimkan 16.000 liter air bersih ke Desa Negeri Sakti, Kecamatan Gedong Tataan pada 17 Juni 2026. Bantuan ini ditujukan kepada 100 kepala keluarga yang mengalami keterbatasan akses air bersih. Dua unit mobil tangki, masing-masing berkapasitas 8.000 liter, membawa air ke dua dusun: 50 kepala keluarga di Dusun Srimulyo dan 50 kepala keluarga di Dusun Salahudin.
Menurut Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Yuni Iswandari, penyaluran bantuan dilakukan setelah pihaknya menerima informasi adanya warga yang mulai kesulitan mendapatkan air bersih. “Kami memprioritaskan wilayah yang memang membutuhkan bantuan. Sebelum penyaluran dilakukan, personel telah memetakan daerah yang mulai terdampak berkurangnya ketersediaan air bersih,” ujarnya pada 18 Juni 2026.
Yuni menambahkan bahwa langkah tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat yang mulai merasakan dampak musim kemarau. Ia menjelaskan bahwa berdasarkan prakiraan BMKG, musim kemarau tahun ini datang lebih awal dengan curah hujan yang lebih rendah dari kondisi normal. Puncak kemarau diperkirakan berlangsung pada Juli hingga September 2026.
“Prediksi kemarau tahun ini menjadi perhatian kami karena berpotensi menimbulkan kesulitan air bersih di sejumlah wilayah. Karena itu bantuan mulai kami salurkan sejak dini,” kata Yuni. Ia menegaskan bahwa distribusi air bersih akan terus dilakukan selama musim kemarau berlangsung.
Polda Lampung juga telah menginstruksikan seluruh jajaran Polres untuk merespons cepat apabila terdapat warga yang membutuhkan bantuan serupa. “Kami sudah mengarahkan Polres jajaran untuk turun membantu masyarakat apabila ditemukan wilayah yang mengalami kekurangan air bersih,” jelasnya. Selain itu, masyarakat yang mulai mengalami kesulitan mendapatkan air bersih diminta segera berkoordinasi dengan aparat setempat maupun Bhabinkamtibmas agar bantuan dapat segera disalurkan.
Penyaluran bantuan air bersih ini merupakan bagian dari rangkaian bakti sosial menyambut Hari Bhayangkara ke-80. Warga yang menerima bantuan tampak antusias karena pasokan air bersih mulai berkurang akibat musim kemarau yang mulai melanda wilayah tersebut.
Dengan langkah ini, Polda Lampung menunjukkan komitmen nyata dalam menjaga kesejahteraan masyarakat di tengah perubahan iklim. Distribusi air bersih yang terencana dan respons cepat dari aparat setempat menjadi contoh kerja sama yang efektif antara pemerintah dan warga.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Cek Bansos PKH Tahap 3 Mulai 20 Juli, Siapkan NIK
Wapres Cek PSEL Palembang, Sorot Dampak Lalu Lintas Sampah
GoldenEye Kembali Malam Ini, Film Bond Perdana Brosnan
Kapolres Muba Tinjau Titik Longsor, Minta Warga Alih Jalur
Harga Emas Antam Turun Rp2.000 per Gram
Gibran Tinjau Jembatan Musi V, Progres Capai 91,21 Persen
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
