Kendala Lalu Lintas Udara China: Ribuan Penumpang Menunggu

Endah K. · 2 min baca · 3 bulan lalu · 147 dibaca
Bisik.id
Kendala Lalu Lintas Udara China: Ribuan Penumpang Menunggu

Gambar atau konten salah?

Bandara di China, termasuk Shanghai, Beijing, dan Xi'an, mengalami kepadatan lalu lintas udara yang luar biasa. Penumpang menunggu ribuan jam, menahan diri di terminal, karena penerbangan terlambat atau bahkan dibatalkan.

Menurut laporan Tour and Travel World pada 10 April 2026, setidaknya 87 penerbangan dibatalkan dan sekitar 100 penerbangan lain tertunda. Maskapai besar seperti China Eastern, Air China, China Southern Airlines, dan XiamenAir terjebak dalam krisis operasional ini.

China Eastern menjadi salah satu maskapai yang paling terdampak. Pada awal April, maskapai ini mencatat ratusan keterlambatan, yang menambah total 449 penundaan bersama mitra regionalnya. Air China dan China Southern Airlines juga mengalami pembatalan beruntun, terutama pada rute domestik padat dan penerbangan lanjutan internasional. XiamenAir tidak luput, meski jumlah penyesuaian jadwal lebih terbatas dibanding maskapai besar lainnya.

Di Bandara Internasional Pudong Shanghai, tercatat 17 pembatalan dan 31 penundaan. Bandara Internasional Xi'an Xianyang mencatat 17 pembatalan dan 23 penundaan dalam satu hari. Bandara Internasional Daxing Beijing melaporkan 14 pembatalan dan 7 penundaan menuju rute utara China. Bandara Internasional Guangzhou Baiyun mencatat 9 pembatalan dan 18 penundaan, membuat antrean panjang untuk rute transit.

Dua bandara terakhir yang mengalami kekacauan adalah Bandara Internasional Chengdu Tianfu dan Bandara Heifei Xingqiao. Chengdu Tianfu mencatat 8 pembatalan dan 13 penundaan, sementara Heifei Xingqiao mencatat 6 pembatalan dan 2 penundaan.

Gangguan ini terjadi di tengah penutupan wilayah udara China selama 40 hari, berlaku mulai 27 March 2026 hingga 6 May 2026. Penutupan ini mencakup area seluas 340 mil di lima zona berbeda. Meskipun zona larangan terbang membatasi aktivitas udara, jalur penerbangan sipil tidak ditutup sepenuhnya. Pesawat komersial masih dapat melintas dengan koordinasi otoritas lalu lintas udara dan pengawasan ketat.

Para penumpang seringkali harus menunggu antara 6 hingga 12 jam untuk mendapatkan penerbangan pengganti. Kepadatan lalu lintas udara, efek domino operasional maskapai, dan kondisi cuaca di beberapa wilayah menjadi penyebab utama gangguan ini.

Keadaan ini menyoroti betapa kompleksnya jaringan penerbangan di China. Meskipun maskapai besar berusaha menyesuaikan jadwal, dampak pada penumpang tetap signifikan. Perlu koordinasi lebih baik antara maskapai dan otoritas penerbangan untuk mengurangi penundaan dan pembatalan di masa depan.

Penundaan PenerbanganPembatalan PenerbanganChina EasternChina Southern AirlinesZona Larangan TerbangBandara Internasional PudongKepadatan Lalu Lintas Udara

Komentar

Memuat komentar...