Turis Inggris Ditangkap Usai Curi Tas di Nusa Penida
Gambar atau konten salah?
Seorang wisatawan asal Inggris berusia 26 tahun, berinisial MAO, kini harus berurusan dengan polisi di Bali. Ia tertangkap basah setelah mencuri tas milik turis asal Prancis di Nusa Penida. Kejadian ini berlangsung dramatis—pelaku sempat kabur dan bersembunyi di semak-semak perbukitan sebelum akhirnya diringkus.
Peristiwa pencurian itu terjadi di Drift Bar, yang berlokasi di Banjar Nyuh, Desa Ped, Nusa Penida. Waktu kejadian sekitar pukul 03.00 Wita pada Minggu, 12 Juli 2026. Saat itu, bar sedang ramai pengunjung. Korban, seorang pria Prancis berinisial WLL (52), tengah asyik berada di dalam bar dan tidak menyadari bahwa tasnya sedang diincar.
Kapolsek Nusa Penida, Kompol I Ketut Kesuma Jaya, menjelaskan kronologi penangkapan pada Senin, 13 Juli 2026. "Pelaku sempat melarikan diri ke kawasan perbukitan. Personel di lapangan kemudian melakukan penyisiran intensif di kawasan Bukit Tinggar. Setelah sempat kejar-kejaran, pelaku berhasil kami tangkap," ujarnya.
Pelaku diduga memanfaatkan kelengahan korban. Saat korban lengah, MAO mengacak-acak isi tas dan mengambil barang-barang berharga di dalamnya. Korban baru menyadari bahwa dirinya menjadi korban pencurian setelah ponselnya menerima notifikasi adanya transaksi kartu kredit yang mencurigakan. Ia segera memeriksa barang bawaannya dan mendapati sejumlah barang berharga telah hilang.
Korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Nusa Penida pada pukul 11.30 Wita. Tim Jalak Nusa dari Polsek Nusa Penida langsung bergerak cepat melakukan penyelidikan. Petugas melacak keberadaan pelaku yang ternyata masih berada di sekitar kawasan Nusa Penida.
Proses penangkapan berlangsung menegangkan. Setelah melancarkan aksinya, MAO kabur ke kawasan perbukitan. Ia nekat berlari menyusuri area bukit untuk menghindari kejaran polisi. Pelaku bahkan sempat bersembunyi di balik rimbunnya semak-semak untuk mengelabui petugas. Namun, berkat kejelian tim di lapangan, persembunyiannya akhirnya terbongkar. Ia berhasil diamankan tanpa perlawanan berarti.
Dari hasil penggeledahan, polisi mengamankan sejumlah barang bukti dari tangan pelaku. Barang-barang tersebut meliputi:
- Uang tunai sebesar Rp 719 ribu
- Satu unit iPhone 8
- Power bank
- Charger
- Korek api
- Tas selempang milik korban
Saat ini, WNA Inggris tersebut telah dijebloskan ke dalam sel tahanan Polsek Nusa Penida. Ia akan menjalani proses penyidikan lebih lanjut oleh Unit Reskrim.
Kesuma Jaya menegaskan bahwa respons cepat ini merupakan komitmen jajarannya dalam memberikan rasa aman bagi wisatawan yang berkunjung ke kawasan Nusa Penida. "Respons cepat anggota di lapangan menjadi kunci. Kami pastikan setiap laporan masyarakat ditindaklanjuti secara profesional demi menjaga keamanan wilayah," tegasnya.
Polsek Nusa Penida juga mengimbau kepada seluruh masyarakat maupun wisatawan untuk selalu waspada terhadap barang bawaan mereka saat berada di tempat hiburan malam. Jika terjadi tindakan kriminal, warga diminta segera melapor melalui layanan Call Center Polri 110.
Kejadian ini menunjukkan bahwa meskipun Nusa Penida dikenal sebagai destinasi wisata yang indah, wisatawan tetap perlu waspada terhadap potensi kejahatan, terutama di tempat-tempat ramai seperti bar. Respons cepat dari pihak kepolisian setempat menjadi faktor penting dalam menangani kasus semacam ini.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Promo Akhir Juli: Tiket Trans Studio Cibubur Mulai Rp398 Ribu
Piala Dunia 2026 Gagal Tarik Lonjakan Wisatawan
'Timuran di Bekasi' Hadirkan Musik Santai dan Games Seru
Nemuru Ciawi Siapkan Paket Liburan Sekolah Anak
Bandara Husein Sastranegara Resmi Jadi Bandara Internasional
13 Terluka dalam Lari Banteng San Fermin
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
