Kobra Jawa Tertangkap di Rumah Pundungsari, Klaten

Rizki W. · 1 min baca · 1 bulan lalu · 48 dibaca
Bisik.id
Kobra Jawa Tertangkap di Rumah Pundungsari, Klaten

Gambar atau konten salah?

Pada 21 April 2026, di Dusun Pundungsari, Desa Tirtomarto, Kecamatan Cawas, Klaten, seorang warga mengalami kejadian tak terduga ketika seekor kobra Jawa atau naja sputatrix muncul di rumahnya. Ular berbisa tinggi, panjang, hampir terinjak pemilik rumah saat hendak masuk ke dapur.

“Kronologi sekitar jam 22.30 WIB mas Febri warga Pundungsari, Tirtomarto mau ke dapur. Ular hampir saja terinjak dan ular mendesis,” ungkap relawan Mardiyono Jangkung.

Setelah mendengar kabar, Mardiyono menghubungi markas RCTD. Ia dan rekan, Rais, segera berangkat ke lokasi. Saat tiba, ular sudah berpindah tempat. Mereka mencarinya selama hampir 30 menit sebelum menemukan di tumpukan kayu di sela rumah.

“Ya hampir 30 menit kita mencari ular tersebut karena ular sempat lari ke sela rumah mas Febri dengan rumah tetangga. Ternyata ular masuk ke tumpukan kayu yang ada di sela rumah itu,” terang Mardiyono.

Ular yang dievakuasi berukuran 125 sentimeter dan berjenis betina, kemungkinan indukan. “Alhamdulillah terkondisi dengan aman ular kobra Jawa atau naja sputatrix jumbo panjang 125 sentimeter. Jenisnya betina mungkin indukan,” sambung Mardiyono.

Setelah diambil, ular diamankan di markas. Warga kemudian diberi edukasi singkat tentang pencegahan. “Dan kita adakan sedikit edukasi kepada warga agar selalu menghindari tumpukan kayu, genting dan menjaga kebersihan. Rutin lakukan pengepelan lantai dengan wewangian untuk mencegah ular di rumah,” ungkap Mardiyono.

Personel Exalos Indonesia regional Klaten, Raditya Saiful Fauzi, menambahkan: “Jaga kebersihan lingkungan. Hindari tumpukan kayu, genting dan barang lainnya karena ular suka bersembunyi di tempat‑tempat itu,” jelasnya.

Kejadian ini menegaskan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan memantau potensi hewan berbahaya di rumah.

kobra Jawanaja sputatrixtumpukan kayuklatendusun pundungsaripencegahan ularedukasi kebersihanRCTD

Komentar

Memuat komentar...