Kolaborasi Chef Korea dan Indonesia Hadirkan Afternoon Tea Unik
Gambar atau konten salah?
St. Regis Jakarta kembali menghadirkan pengalaman minum teh sore yang berbeda. Kali ini, mereka menggandeng pastry chef asal Korea Selatan, Eunjung Choo, yang bekerja sama dengan Chef Kevin Lee dari St. Regis Jakarta. Kolaborasi ini menghadirkan kudapan yang memadukan cita rasa dari tiga negara: Prancis, Indonesia, dan Korea Selatan.
Di The Drawing Room, St. Regis Jakarta, suasana santai di sore hari menjadi lebih istimewa. Biasanya, teh hangat dan kue-kue kecil menjadi teman yang pas. Namun, kali ini ada sentuhan unik pada setiap hidangan yang disajikan.
Salah satu contohnya adalah Pithivier. Ini adalah kue pastry renyah yang biasanya berasal dari Prancis. Namun, di tangan para chef, pastry ini diisi dengan daging rendang, gulai daun singkong, dan sambal hijau. Perpaduan rasa gurih dan pedas dari Indonesia dengan tekstur pastry yang buttery menciptakan pengalaman baru.
Chef Kevin Lee juga mengolah tuna gohu dengan cara berbeda. Tuna gohu adalah hidangan khas Ternate. Di sini, ikan tuna disajikan sebagai Tartare. Tartare ini dipadukan dengan krim kelapa dan buckwheat sable, yaitu kue kering khas Prancis. Hasilnya, rasa tradisional Ternate bertemu dengan sentuhan Eropa.
Tidak kalah menarik, Foie Gras atau hati angsa juga mendapat sentuhan Indonesia. Hati angsa ini dilapisi dengan gel asam Jawa di bagian luarnya. Gel ini memberikan karakter rasa asam yang segar, sehingga menutupi rasa amis yang mungkin ada pada Foie Gras. Ini adalah cara cerdas untuk menggabungkan bahan mewah dengan bumbu lokal.
Chef Eunjung Choo juga tidak mau kalah dengan camilan manisnya. Ia terinspirasi dari Dubai Chewy Cookie yang sedang viral. Dari situ, ia menciptakan Pistachio Chocolate St. Honore. Kue ini cocok untuk menemani minum teh. Perpaduan pistachio dan cokelat manjari 64% menghasilkan rasa yang seimbang. Ada rasa manis dan nutty dari pistachio, serta rasa pahit dan sedikit asam dari cokelat.
Chef Eunjung Choo juga membawa dessert musim panas yang populer di Korea ke Indonesia. Potongan buah apel dipadukan dengan yuja, dulce de leche, yuzu inspiration, dan cokelat dulcey dari Valrhona. Hasilnya, rasa asam manis dengan aftertaste yang bersih. Ini adalah dessert yang menyegarkan.
Selain itu, ada cokelat berbentuk beruang yang ikonik. Cokelat ini identik dengan bakery milik Chef Eunjung Choo di Korea Selatan, yaitu Honeybee Seoul. Cokelat ini terbuat dari campuran cokelat guanaja 70%, cacao nibs, cassonade, dan bahibe 40%. Perpaduan ini membuat Signature Chocolate Bear memiliki rasa yang kompleks. Ada sentuhan pahit, asam, dan sedikit manis.
Semua kudapan ini paling enak dipadukan dengan pilihan teh dari Damman Freres. Teh yang tersedia di The Drawing Room memiliki berbagai varian. Ada teh hitam dari varian Tourbillon, teh hijau dari varian Miss Dammann, dan teh yang lebih fruity dan menyegarkan dari varian Carcadet Samba. Setiap varian teh memiliki karakter yang berbeda, sehingga bisa disesuaikan dengan selera masing-masing.
Kolaborasi ini menunjukkan bagaimana pastry chef dari Korea Selatan dan chef lokal St. Regis Jakarta bisa menciptakan sesuatu yang baru. Mereka tidak hanya menghadirkan kue-kue biasa, tetapi juga menggabungkan teknik dan bahan dari berbagai negara. Hasilnya, pengalaman minum teh sore menjadi lebih berkesan.
Bagi yang ingin mencoba, kolaborasi afternoon tea ini bisa dinikmati hingga 31 Juli 2026. Harganya adalah Rp488.000++ per orang. Ini adalah harga yang wajar untuk pengalaman yang unik dan berbeda.
Secara keseluruhan, kolaborasi ini adalah contoh bagaimana makanan bisa menjadi jembatan antara budaya. Dengan menggabungkan rasa dari Prancis, Indonesia, dan Korea Selatan, St. Regis Jakarta menawarkan sesuatu yang tidak biasa. Ini bukan sekadar minum teh, tetapi juga perjalanan rasa yang singkat.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Es Krim Baltic Tutup Setelah 87 Tahun
Argentina vs Inggris: Bukan Cuma di Lapangan, Juga di Pastry
PM Hungaria Terima 90 Mangga dari Pakistan, Simbol Diplomasi
Workshop Kotak Bunga Korea: Kado Personal Buatan Sendiri
Wisatawan RI Didenda Rp385 Ribu Bawa Bakso di KLIA
5 Tempat Ayam Bakar Enak di Jakarta, Mulai Rp23.000
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
