Turki Gagal ke Piala Dunia 2026, Kalah dari Paraguay
Gambar atau konten salah?
Tim nasional sepak bola Turki dipastikan tidak akan melanjutkan perjalanan mereka di Piala Dunia 2026. Kepastian ini datang setelah Turki harus mengakui keunggulan Paraguay dengan skor tipis 0-1 dalam laga yang berlangsung pada 20 Maret 2025. Kekalahan tersebut membuat para pemain Turki tidak bisa menahan tangis di lapangan, menyadari mimpi mereka untuk berlaga di turnamen sepak bola terbesar dunia telah sirna.
Sebelum pertandingan melawan Paraguay, Turki sudah menelan kekalahan pahit 0-2 saat berhadapan dengan Australia. Dua hasil negatif ini menjadi pukulan berat bagi skuad Turki yang sebelumnya memiliki ambisi besar untuk lolos ke putaran final. Kekalahan beruntun tersebut memupus harapan mereka untuk bisa bersaing dengan tim-tim terbaik dunia di ajang Piala Dunia 2026.
Secara keseluruhan, perjalanan Turki di babak kualifikasi Piala Dunia 2026 berakhir lebih cepat dari yang diharapkan. Dua kekalahan tanpa balas gol dari Australia dan Paraguay menunjukkan bahwa masih ada pekerjaan rumah yang harus dibenahi oleh tim sepak bola Turki sebelum bisa kembali bersaing di level internasional.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Saliba Operasi Punggung, Absen Lima Bulan
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
